Berita Pati
Wow, Warga Binaan Lapas Pati Jadi Baker: Bersertifikat, Memproduksi Hingga 1000 Roti Per Hari
Sejumlah warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati kini punya profesi baru sebagai baker atau pembuat roti.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
"Saat ini, juga masih berlangsung pelatihan pengembangan jenis-jenis roti. Ada 40 orang yang ikut," lanjut dia.
Hasil penjualan roti dibagi secara proporsional untuk PNBP, koperasi, pembelian bahan baku produksi, dan upah warga binaan yang membuat.
Premi warga binaan diberikan setiap satu bulan sekali. Nominalnya, tergantung tingkat produksi dan penjualan roti.
"Premi ini bisa ditabung untuk bekal mereka setelah selesai menjalani pidana," tutur dia.
Selain pembuatan roti, para warga binaan juga punya kegiatan produktif lain, di antaranya pembuatan paving block, roasting kopi, serta budi daya ikan lele dan nila. (*)
Baca juga: Tak Bisa Hadir di Stadion Manahan, Panser Biru Sampaikan Pesan ke PSIS sebelum ke Solo: Jaga Marwah!
Baca juga: 4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Depan Kantor BRI Ungaran Semarang, Motor Nyungsep di Kolong Truk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-binaan-Lapas-Kelas-IIB-Pati-memproduksi-aneka-jenis-roti-Jumat-1592023.jpg)