Berita Brebes
Petani Bawang Merah Brebes Menjerit, Harga Anjlok di Bawah BEP dan Beras
Anjloknya harga bawang merah membuat petani di Brebes menjerit. Mereka pun meminta Presiden Jokowi mengambil tindakan menstabilkan harga.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Anjloknya harga bawang merah membuat petani di Brebes menjerit.
Video seruan petani di Brebes yang meminta tolong kepada Presiden Joko Widodo untuk membantu menstabilkan harga bawang merah pun viral.
Dalam video tersebut terlihat seorang perempuan berada di tengah sawah dan menceritakan kondisi harga bawang merah saat ini sangat murah, bahkan di bawah harga beras.
Alhasil, petani tersebut mengaku merugi karena untuk menanam bawang merah harus pinjam modal dengan berutang.
Video berdurasi 29 detik tersebut beredar di media sosial dan grup WhatsApp.
"Pak Jokowi, presiden yang baik. Tolong harga bawang dinaikkan. Masak sekilo enggak dapat beras sekilo, aduh pusing," kata perempuan bertopi caping dan berkaus biru dalam video, dikutip dari Kompas.com, Selasa (12/9/2023).
"BPKB sudah digadai semua buat nanam bawang, nyaurnya (membayarnya) bagaimana, aduh pusing. Pak Jokowi, tolong saya, Pak Jokowi," sambung dia.
Baca juga: Paniknya Karyawan saat Truk Tangki BBM Terbakar di Tanjung Brebes
Harga bawang merah Brebes terjun bebas sejak beberapa hari terakhir.
Harga bawang merah yang baru panen di tingkat petani, menyentuh Rp12.000 per kilogram, di bawah harga break even point (BEP) atau titik impas Rp15.000 kg per kilogram.
Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) Dian Alex Chandra mengatakan, petani di video itu benar petani bawang Brebes, tetapi skala kecil.
Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan hidup, wanita itu bekerja sebagai buruh bawang di sawahnya.
"Itu memang pekerja saya, tapi dia itu juga tanam bawang, hanya saja skala kecil," kata Dian Alex saat dikonfirmasi wartawan, Selasa.
Dian Alex menyebutkan, sudah umum petani bawang skala kecil bekerja sambilan sebagai buruh bawang untuk kebutuhan hidup.
"Video itu kemarin, saat panen di sawah saya. Dia orang Desa Luwungragi, kerja cabut bawang di sawah ikut mandor," ungkap Alex.
Alex menyebut, apa yang dikeluhkan perempuan itu benar adanya dan mewakili para petani di Brebes.
Baca juga: BREAKING NEWS: Truk Muatan Sepeda Listrik Terbakar di Pantura Brebes, Polisi Periksa Penyebabnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Bawang-merah-Brebes-anjlok.jpg)