Berita Jateng

Ratusan Santri dan Kiai Kampung, Deklarasi Dukung Prabowo Presiden 2024

Ratusan santri di Kota Batik, mendeklarasikan diri mendukung Bakal Calon Presiden (Bacapres) Prabowo Subianto, di ballroom Hotel The Sidji

Editor: khoirul muzaki
Ist
Ratusan santri di Kota Batik, mendeklarasikan diri mendukung Bakal Calon Presiden (Bacapres) Prabowo Subianto, di ballroom Hotel The Sidji. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Kontestasi pemilihan Presiden Republik Indonesia 2024 mulai terasa hangat Kota Pekalongan.


Ratusan santri di Kota Batik, mendeklarasikan diri mendukung Bakal Calon Presiden (Bacapres) Prabowo Subianto, di ballroom Hotel The Sidji

Acara yang bertajuk, Deklarasi Santri Nusantara Bersatu, Dukungan Penuh untuk Prabowo Subianto Presiden RI 2024.


"Kami pendukung dari bapak Prabowo Subianto, terutama para kiai kampung dan santri santri yang dari Pemalang, Pekalongan dan batang berkumpul malam ini," kata Ketua Umum Santri Nusantara Bersatu, Aji Jaya Bintara, Selasa (29/8/2023) malam.


Ia menyebut, dukungannya pada Prabowo Subianto karena dianggap mampu melanjutkan kepemimpinan dari Presiden Jokowi. Kemudian, Prabowo Subianto merupakan tokoh pemersatu bangsa.


Tidak hanya itu, pihaknya juga menilai Prabowo peduli dengan generasi muda santri.


"Buktinya, ketua Umum Gerindra itu menjadi ketua panitia Muktamar Sufi Internasional yang digelar di Kota Pekalongan."


"Saya sampaikan juga, bahwa beliau dekat dengan rakyatnya," imbuhnya.


Aji menyebut setelah deklarasi, pihaknya akan melakukan aktivasi Santri Nusantara Bersatu ke beberapa wilayah.

Baca juga: Nadiem Makarim Hapus Wajib Skripsi untuk Lulus Perguruan Tinggi, Mahasiswa Boleh Bikin Proyek


Ia akan merekrut relawan dari para santri dan membuka struktural di seluruh wilayah.


"Targetnya bisa mewakili 38 provinsi. Target mungkin bisa 100 hingga 200 Kabupaten kota di Indonesia," ujarnya.


Sementara itu, koordinator Santri Nusantara Bersatu Kabupaten Pemalang, Ali Zaenal Mustaqim menambahkan, bahwa Prabowo Subianto adalah seorang negarawan. 


"Yang tentunya itu menjadi suri tauladan buat kami, terutama para santri yang kemudian tidak ada rasa pendendam. Karena memang itu bentuk ajaran yang diajarkan oleh guru kami kepada kami dan itu ada di beliau bapak Prabowo Subianto," kata pria yang akrab disapa Gus Ali itu.

Baca juga: Santri Ganjar Ziarahi Makam Wali Enam di Jateng untuk Hormati Jasa Tokoh Bangsa


Ia mengatakan, bahwa santri serta kiai kampung tidak masalah berpolitik. Bahkan peran santri pun cukup krusial di kehidupan politik.


"Pada zaman sekarang para santri harus melek politik. Kemudian politik itu dikatakan kotor? Sebenarnya bukan politiknya, tetapi adalah manusianya itu sendiri begitu," katanya. (Dro)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved