Senin, 4 Mei 2026

Berita Semarang

Waspada Infeksi Paru saat Musim Panas! Di Kota Semarang Puncaki 10 Besar Kasus Kesehatan

Kasus infeksi paru atau pneumonia menduduki peringkat pertama pada 10 besar kasus kesehatan di Kota Semarang dalam dua bulan terakhir.

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
UNSPLASH/KOBBY MENDEZ
Ilustrasi pakai masker. Kasus infeksi paru atau pneumonia di Kota Semarang menduduki peringkat nomor satu dari 10 besar kasus kesehatan dalam dua bulan terakhir. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kasus infeksi paru atau pneumonia menjadi penyakit yang mendominasi saat musim panas, termasuk di Kota Semarang.

Bahkan, kasus tersebut berada di urutan pertama pada 10 besar kasus kesehatan di Kota Lumpia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang Moh Abdul Hakam mengatakan, kasus infeksi paru mendominasi sejak dua bulan terakhir.

Pihaknya tidak menyebutkan secara pasti berapa total kasus di ibu kota Jawa Tengah itu.

Namun, data Dinkes menyebutkan, kasus infeksi paru menduduki urutan pertama dalam 10 besar penyakit yang diderita masyarakat.

"Jumlah (pasti) saya tidak bisa menyebutkan tapi pneumoni masuk top ten. Dia nomor satu," ungkap Hakam, Minggu (13/8/2023).

Baca juga: Gejala Covid-19 Kini Menyerupai Flu, Infeksi pada Orang yang Telah Menerima Vaksin Lebih Singkat

Hakam menjelaskan, cuaca panas seperti saat ini dibutuhkan kehati-hatian.

Efek El Nono tidak hanya cuaca panas dan kemarau panjang melainkan juga perubahan pola penyakit.

Saat musim dingin, penyakit didominasi demam berdarah maupun leptospirosis.

Sedangkan, pada musim panas, penyakit didominasi infeksi paru, darah tinggi, dan kencing manis.

Dia mengimbau masyarakat tidak langsung terpapar matahari.

Menurutnya, saat musim panas, bakteri, virus, maupun jamur masuk ke rumah hingga bisa masuk ke dalam tubuh manusia. Daya tahan tubuh manusia juga berpengaruh.

"Maka, terutama untuk kelompok rentan, lansia, dan yang punya penyakit penyerta atau kencing manis, harus memperhatikan pola makan," ujarnya.

Baca juga: Warga Diminta Berhemat Air, BMKG Prediksi Puncak Kemarau Agustus-September Terjadi Bersamaan El Nino

Dia menyarankan agar kegiatan dilakukan pada pagi dan sore hari.

Sedangkan, pada siang hari, perlu menahan diri tidak berakitivitas yang langsung terkena paparan sinar matahari.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved