Berita Jateng

Festival Bunga Bandungan Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Semarang

Belasan mobil dihiasi bunga dan ratusan warga mengikuti arak-arakan Festival Bunga Bandungan di Kecamatan Bandungan

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: khoirul muzaki
Ist
Sebuah mobil yang dihiasi bunga dan terdapat dua perempuan di atasnya yang mengenakan payung memeriahkan acara arak-arakan Festival Bunga Bandungan di dekat Alun-Alun Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (13/8/2023 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Belasan mobil dihiasi bunga dan ratusan warga mengikuti arak-arakan Festival Bunga Bandungan di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (13/8/2023).

Karnaval tersebut merupakan gelaran kali kedua setelah sebelumnya diadakan pada 2022 lalu di bulan yang sama.

Karnaval tersebut dimulai dari Kantor Kecamatan Bandungan, melewati Alun-Alun Bandungan hingga berhenti di Pasar Bunga Jetis.

Terlihat barisan warga yang berjalan kaki menampilkan berbagai kesenian dalam arak-arakan itu.

Beberapa di antaranya yakni tari-tarian seperti topeng ireng, aksi drum band, ular naga liong, dan lain sebagainya.

Baca juga: Waspada Infeksi Paru saat Musim Panas! Di Kota Semarang Puncaki 10 Besar Kasus Kesehatan

Mobil-mobil dengan aneka hiasan bunga yang indah pun tampak semakin memeriahkan karnaval tersebut.

Sejumlah replika juga ditampilkan, satu di antaranya bentuk burung raksasa.

Terlihat juga Bendera Merah-Putih sepanjang sekitar 50 meter yang dibentangkan dan ikut dalam arak-arakan.

Ribuan warga memadati area Alun-Alun Bandungan dan sepanjang tepi jalan rute pawai itu.

Berdasarkan penuturan Ketua pelaksana Festival Bandungan, Endro Pranoto terdapat 13 mobil berhias aneka bunga cantik mengikuti yang pawai. 

“Selain itu ada pula 12 kelompok kesenian dan ratusan partisipan lainnya. Kami siap menjawab tantangan untuk mengenalkan festival ini di tingkat nasional,” kata Endro yang juga sebagai Ketua Persatuan Pedagang Petani Bunga Bandungan (P3BB) tersebut.

Menurut dia, dukungan penuh dan swadaya para petani bunga menjadi modal kuat dalam penyelenggaraan karnaval tersebut.

Baca juga: Prediksi Line Up Dewa United vs PSIS Semarang: Jaga Asa Tak Tergelincir ke Posisi Tengah Klasemen

Karnaval tersebut juga dihadiri dan diikuti oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Pria yang juga kader PDI Perjuangan itu turut serta berjalan kaki bersama peserta di awal barisan.

Ganjar yang mengenakan baju lurik dan blangkon hitam khas Jawa berjalan kaki di belakang Bendera Merah-Putih yang dibentangkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved