Rabu, 29 April 2026

Berita Regional

PSHT dan Winongo Respon Imbauan Pembongkaran Tugu Perguruan Silat di Seluruh Jawa Timur

PSHT dan PSH Wingono merespon imbauan pembongkaran tugu perguruan silat di Jatim, yang dikeluarkan oleh Kesbangpol Pemprov Jatim dan Polda Jawa Timur.

SURYA/RAHADIAN BAGUS
Tugu Perdamaian Pesilat di Madiun, usai diresmikan, Kamis (28/12/2017), di Jalan Pangeran Sudirman no 58, Mejayan, Kabupaten Madiun. 

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Trenggalek AKBP Alith Alarino memastikan akan melaksanakan imbauan Bakesbangpol dan Polda Jatim untuk menertibkan tugu perguruan silat.

Saat ini, pihak-pihak terkait seperti perguruan silat, aparat, dan Pemda masih melakukan koordinasi.

"Untuk penertiban tugu kita berkoordinasi dengan Pemda dan saat ini masih dilakukan kajian," kata Alith Alarino, Selasa (18/7/2023), seperti dikutip dari Tribun Jatim.

Menurutnya, dalam waktu dekat, pihak perguruan silat akan segera dikumpulkan.

"(Kami) Akan mengumpulkan ketua perguruan (silat)," kata dia.

Dia mengungkapkan, rencananya tugu yang akan dirobohkan adalah tugu yang berdiri di fasilitas umum, bukan di tanah pribadi.

"Tugu yang tidak punya legalitas, asal didirikan di tanah fasum, tidak ada izin dan sebagainya, itu yang kita bongkar atau kita robohkan," katanya.

Mengenai batasan waktu perobohan tugu yang ditarget selesai pertengahan Agustus 2023, Alith mengungkapkan semua daerah tak bisa dipukul rata.

"Kita kan harus koordinasi, komunikasi, tergantung situasi daerah masing-masing, tapi intinya, program itu harus dilaksanakan," kata dia.

Lamongan

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menjelaskan, sampai Minggu (16/7/2023) belum ada satu pun tugu perguruan silat di wilayahnya yang dibongkar.

Menurutnya, masih perlu adanya pembahasan untuk mengimplementasikan hal tersebut.

"Kita masih harus duduk bersama, termasuk melibatkan semua ketua dari masing-masing perguruan silat, termasuk dengan IPSI," kata dia, Minggu (16/7/2023), seperti dilansir dari Tribun Jatim.

Menurutnya, ada sejumlah opsi yang bisa dilakukan. Antara lain menyulap tugu perguruan silat menjadi tugu Pancasila.

Atau membuat taman dengan menghilangkan atribut apa pun yang ada pada tugu tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved