Haji 2023

Pencarian Dua Jemaah Haji Hilang Diperluas Hingga Jeddah, Jemaah Lain Gelar Yasinan

Dua jemaah haji Indonesia yang hilang sejak akhir Juni 2023 belum juga ditemukan, Kamis (13/7/2023).

Editor: rika irawati
Kompas.com/Dok MCH 2023
Jemaah haji Indonesia menunggu bus penjemput di Muzdalifah, Arab Suadi. Pencarian dua jemaah haji Indonesia yang hilang akhir Juni 2023 diperluas hingga Jeddah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, MAKKAH - Dua jemaah haji Indonesia yang hilang sejak akhir Juni 2023 belum juga ditemukan, Kamis (13/7/2023).

Pencarian terhadap dua jemaah bernama Idun Rohim (84) dan Suharja (70) pun diperluas hingga Jeddah dan Kota Thaif.

Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Kabid Linjam) Harun Al Rasyid mengatakan, Idun merupakan jemaah haji asal Desa Sukadarna, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Sementara Suharja, jemaah haji asal Desa Babakansari, Kabupaten Bantarujeg, Majalengka, Jawa Barat.

"Pencarian terus dilakukan dan rumah sakit yang sudah didatangi selama ini, akan kami datangi lagi," ujar Harun.

"Tim pencarian dibagi menjadi dua tim dan akan disesuaikan dengan jadwal pencarian. Pencarian diperluas sampai ke Jeddah," kata Harun memastikan.

Baca juga: Satu dari Tiga Jemaah Haji yang Hilang di Makkah Ditemukan Meninggal, Jemaah asal Probolinggo

Terpisah, putra Suharja, Didin Saefudin (41), mengaku keluarga menerima kabar hilangnya Suharja sejak beberapa hari lalu.

Kabar itu didapat dari sang ibu atau istri Suharja, Aat (58), yang mendampingi Suharja beribadah di Tanah Suci.

"Kata emak, di situ teh, ngawartosan bapak tos teu aya hilang (kata ibu di sana (Arab Saudi), ngasih tahu bapak hilang)," ujar Didin.

Sementara, Tim Pembimbing Ibadah Haji Kloter 20 Embarkasi Palembang, H Ikral, mengatakan, Idun dijadwalkan tiba di Tanah Air bersama rombongan pada 29 Juli.

Dia pun berharap, sebelum jadwal kepulangan itu, Idun bisa ditemukan.

"Pokoknya, kami sama-sama usaha. Kita ikhtiar, pasrah. Dan kami, di hotel, sudah beberapa kali yasinan, kami berinisiatif sesama jemaah, termasuk jemaah dari kloter lain," kata Ikral saat ditemui dalam pencarian Idun di Arafah.

Baca juga: Jemaah Haji asal Salatiga Meninggal di Pesawat saat Perjalanan Pulang, Keluarga: Terlihat Ibu Senyum

"Sehabis magrib, kami doa bersama, zikir, yasinan, minta petunjuk kepada Allah SWT mudah-mudahan ada titik terang, pak Idun diketemukan, bagaimanapun bentuknya," lanjutnya.

Mai Tiza Husna, Ketua Kloter 20 Embarkasi Palembang, juga sempat ikut melakukan pencarian Idun ke Arafah sampai ke Jabal Rahmah.

Menurut Mai, Idun hilang saat meminta izin ke toilet usai pelaksanaan wukuf di Arafah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved