Berita Wonosobo
September 2023 Masyarakat Wonosobo Ditarget 100 Persen Akses Jamban Sehat
Sebanyak 11 Camat menandatangani komitmen bersama Wonosobo Open Defecation Free (ODF) di Pendopo Bupati, Rabu (31/5/2023).
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO- Sebanyak 11 Camat menandatangani komitmen bersama Wonosobo Open Defecation Free (ODF) di Pendopo Bupati, Rabu (31/5/2023).
Kegiatan ini sebagai upaya percepatan Kabupaten Wonosobo ODF atau Stop Buang Air Sembarangan yang ditargetkan pada September mendatang.
PLH Kepala Dinas Kesehatan Wonosobo Junaedi menyampaikan, pihaknya hari ini bersama perangkat daerah dan pihak terkait menggelar rembuk percepatan Open Defecation Free (ODF).
Pasalnya, Kabupaten Wonosobo ditargetkan bulan September harus 100 persen masyarakatnya mengakses jamban sehat atau tidak ada lagi orang buang air besar di sembarang tempat.
“Rembuk ini, diselenggarakan untuk membahas strategi bagaimana menutup jamban terbuka agar masyarakat di situ terdorong untuk menggunakan jamban yang sehat," ungkapnya.
Menurutnya, Wonosobo memiliki pekerjaan rumah yang cukup besar mengingat dari 15 kecamatan, yang sudah deklarasi ODF baru ada 4, dan 2 kecamatan sedang berjalan.
Seperti halnya di Kecamatan Wadaslintang akan segera deklarasi dan Kecamatan Kalibawang sedang dalam tahap persiapan verifikasi.
“Untuk memutuskan rantai harus dilakukan rekayasa pada akses ini, agar usaha tersebut berhasil, akses masyarakat pada jamban (sehat) harus mencapai 100 persen di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Mencapai ODF atau 100 persen akses sanitasi, dipengaruhi beberapa komponen yaitu dukungan kebijakan politik, dukungan anggaran, keterlibatan struktural dan non struktural, serta bagaimana upaya menciptakan permintaan sanitasi. Selain itu juga perlu adanya penyediaan supplay sanitasi, monitoring dan evaluasi STBM.
“Yang tidak kalah penting, adanya komitmen bersama Kepala Puskesmas, Perangkat Daerah, BUMN dan BUMD dalam nyengkuyung bareng menuntaskan permasalahan ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat turut menyampaikan ODF dirumuskan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat. Untuk itu, dalam mewujudkannya perlu didukung seluruh elemen masyarakat.
"Mencapai Kabupaten Wonosobo yang ODF, adalah gampang-gampang susah, karena di samping terkait dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang belum merata, kultur, budaya ataupun kebiasaan masyarakat yang masih kental juga berpengaruh besar atas program ini. Melalui rembuk ODF ini, saya harap dapat menggugah kesadaran bersama, dalam meningkatkan sinergitas dan derajat kesehatan masyarakat," ujarnya.
Menurutnya ODF tidak dapat dicapai oleh pemerintah saja, namun secara komprehensif diperlukan kolaborasi dan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mencapai target-target pembangunan.
“Di Wonosobo baru ada 4 kecamatan yang mendeklarasikan sebagai kecamatan ODF, 2 sedang mempersiapkan deklarasi, dan 9 belum mendeklarasikan diri. Adapun di tingkat desa baru 104 dari 265 desa yang mendeklarasikan diri sebagai desa ODF,” ungkapnya.
Upaya ini akan lebih cepat berhasil bila dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.