Berita Kudus
Bikin Warga Lebih Aman! Polres Kudus Terjunkan 281 Polisi RW, Ini Tugasnya
Polres Kudus menerjunkan 281 polisi yang akan ditempatkan di tingkat RW di seluruh wilayah Kudus.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS – Polres Kudus menerjunkan 281 polisi yang akan ditempatkan di tingkat RW di seluruh wilayah Kudus.
Penempatan Polisi RW ini diharapkan dapat meningkatkan rasa keamanan warga.
Para Polisi RW ini resmi diterjunkan Senin (15/5/2023), lewat apel di Lapangan Apel Wicaksana Laghawa Polres Kudus.
"Hadirnya Polisi RW ini sebagai aksi jemput bola terhadap potensi permasalahan yang ada di wilayah masing-masing sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kudus akan semakin terjaga," kata Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto usai apel peluncuran program Polisi RW, Senin.
Baca juga: Berbekal Lurik dan Tenun, Siswi SMK NU Banat Kudus Tembus Hong Kong Fashion Week. Karyanya Ludes
Dydit mengatakan, ada 281 Polisi RW yang dikukuhkan dengan penyematan ban lengan sebagai tanda resmi bertugas untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban tingkat RW di wilayah hukum Polres Kudus.
Nantinya, Polisi RW yang bertugas harus mendukung personel Bhabinkamtibmas untuk mengatasi berbagai permasalahan, begitu juga sebaliknya.
"Dilihat dari prioritas kerawanan gangguan kamtibmas, sudah ada personel Bhabinkamtibmas yang bisa membantu fungsi tersebut di lapangan."
"Mereka juga menjadi koodinator Polisi RW untuk menghimpun informasi dari masyarakat dan penanganannya dilakukan bersama-sama," ungkapnya.
Dydit berharap, keberadaan polisi di tingkat RW itu selain bertugas menjaga keamanan lingkungan, juga bisa menyelesaikan segala persoalan sejak tingkat bawah.
"Tidak harus menyambangi tiap hari tapi kalau masyarakat membutuhkan personel, Polisi RW harus ada di wilayah binaan."
"Kalau ada permasalahan, diusahakan diselesaikan di tingkat RW (problem solving). Kalau tidak bisa, naik berjenjang mulai dari kelurahan/desa, kecamatan, hingga tingkat daerah dengan bantuan Polres Kudus," imbuh Dydit.
Baca juga: Maling Bobol Minimarket di Tenggeles Kudus: Masuk Lewat Plafon, Gasak Uang Rp20 Juta di Brankas
Target dari program Polisi RW, lanjutkannya, adalah terjaganya suasana kondusif serta masyarakat merasakan keamanan dan kenyamanan.
Juga, akan terjalin kedekatan antara polisi dan masyarakat. Dengan demikian, polisi bisa merespon cepat permasalahan yang ada di masyarakat.
"Masyarakat dinamis dan segala permasalahan ingin cepat diselesaikan. Polisi harus smart, responsif, ketika masyarakat bertanya, harus seperti Google, cari solusi agar tidak buntu."
"Dengan terjalinnya kerjasama lewat program ini, harapan kami bisa lebih meningkatkan respon cepat kepolisian untuk menangani semua permasalahan di masyarakat," ujarnya. (*)
Baca juga: Iseng, Jempol Kaki Remaja di Klaten Tergembok. Tengah Malam Terpaksa ke Kantor Damkar
Baca juga: Dibuka Mulai 23 Mei, Asrama Haji Donohudan Boyolali Makin Ramah Jemaah Calon Haji Lansia dan Difabel
Diduga Langgar Disiplin ASN, Kepala Dinas Perdagangan Pemkab Kudus Dibebastugaskan Sementara |
![]() |
---|
Niat Jual Gudang, Pengusaha Kudus Malah Tertipu Rp2 Miliar |
![]() |
---|
Dampak Polemik Royalti, PO Haryanto Tak Lagi Putar Musik di Bus. Kru Bandel Tanggung Tagihan LMKN |
![]() |
---|
Pasar Kliwon Kudus Sepi Pembeli, Pedagang Ekspresikan Keprihatinan dengan Pawai di HUT Ke 80 RI |
![]() |
---|
Direktur Perusda Percetakan Kudus Dicopot. Proyek yang Masuk Digarap di Luar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.