Ganjar Pranowo
Program 5Ng Gagasan Gubernur Ganjar Mampu Turunkan Angka Kematian Bayi dan Balita di Jateng
Empat tahun terakhir, jumlah kematian bayi dan balita di Jawa Tengah turun. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, pada 2018 terjadi 8,36 k
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Empat tahun terakhir, jumlah kematian bayi dan balita di Jawa Tengah turun.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, pada 2018 terjadi 8,36 kasus kematian bayi tiap 1.000 kelahiran hidup.
Angka tersebut jauh menurun pada 2022, jumlah kematian bayi menjadi 7,02 kasus tiap 1.000 kelahiran hidup.

"Sejak 2018 hingga 2022 Angka Kematian Bayi (AKB) di Jateng jumlahnya terus menurun," jelas Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Jateng, Yuni Rahayuningtyas, saat dihubungi Selasa (21/3/2023).
Penurunan juga terjadi pada jumlah kasus Angka Kematian Balita (AKABa).
Pada tahun 2018 terjadi 9,48 kasus kematian balita tiap 1.000 kelahiran hidup.
Empat tahun kemudian, jumlah tersebut turun menjadi 8,2 kasus per 1.000 kelahiran hidup.
Menurut Yuni, penurunan jumlah kematian bayi dan balita di Jateng tidak lepas dari efektivitas program 5Ng, akronim dari Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng, yang artinya memantau ibu hamil.
Program yang diluncurkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 2016 silam itu merupakan program sistematis dan terpadu untuk memantau kesehatan ibu hamil dan bayi.
Program tersebut meliputi empat fase yakni fase sebelum hamil, hamil persalinan, hingga masa nifas agar ibu dan bayi sehat.
Pemantauan dilakukan agar ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal sehingga ibu selamat dan bayi pun tumbuh dengan sehat.
Program 5Ng terbukti efektif dalam melindungi nyawa ibu hamil dan melahirkan.
Data Dinkes Jateng mencatat, sepanjang 2022 terjadi 84,6 kasus kematian ibu melahirkan per 100.000 kelahiran hidup.
Jumlah tersebut jauh menurun dibandingkan pada 2022 sebanyak 199 kasus, sehingga jika dihitung penurunan mencapai sekitar 57 persen.
Pada berbagai kesempatan, Ganjar menegaskan komitmennya terhadap percepatan penurunan angka kematian bayi melalui program ‘Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng’.
Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah
Angka Kematian Bayi
Angka Kematian Balita
Dinkes Jateng
Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng
BKKBN
5Ng
Dinas Kesehatan
kematian bayi dan balita
stunting
Baznas Jateng Berharap Programnya Bisa Diteruskan Penerus Ganjar Pranowo |
![]() |
---|
Sosok Ganjar di Mata Seniman Jateng: Bantuan Gamelan untuk Melestarikan Kesenian di Desa Kami |
![]() |
---|
Pesan Tanpa Kata dari Mbah Munif Girikesumo ke Ganjar Pranowo |
![]() |
---|
Di Hadapan ASN, Ganjar Sebut Capaian Jateng Merupakan Kerja Keras Bersama |
![]() |
---|
Ungkapan Perasaan Warga Jateng saat Acara Perpisahan dengan Ganjar Pranowo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.