Senin, 13 April 2026

Bertekad Berantas Mafia Bola, Erick Thohir: Sudah Saatnya Mereka Diberi Kartu Merah

Erick Thohir, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), berencana untuk memberantas mafia

Editor: Pujiono JS
Youtube PSSI
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (19/2/2023). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Erick Thohir, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), berencana untuk memberantas mafia bola di Indonesia.

Menurut Erick, mafia bola yang ada telah merusak citra sepak bola di Indonesia dan harus dihilangkan.

"Sudah saatnya bagi PSSI untuk memberikan kartu merah kepada mafia bola! Ini adalah masalah yang sudah berlangsung lama, menjadi benalu, dan membuat kita semua merasa malu," ujar Erick dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada hari Minggu, 19 Februari 2023.

Baca juga: Cerita Erick Thohir Temui Wasit Liga 2 yang Berjualan Kembang Tahu karena Kompetisi Berhenti

Baca juga: Kirim Surat ke Erick Thohir, Presiden FIFA Yakin dengan Kemampuan Ketua Umum PSSI yang Baru

Baca juga: Usai Suporter Ricuh di Laga PSIS vs Persis, Erick Thohir Langsung Bergerak, PSSI Bentuk Tim

Adapun konferensi pers ini dilakukan bersama Wakil Ketua Umum PSSI yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Erick berpandangan, mafia bola yang melakukan pengaturan skor tidak hanya terjadi di pertandingan liga Indonesia. Namun, kelompok ini juga pernah melakukan kejahatannya kepada tim nasional Indonesia yang sedang membawa nama baik negara.

Oleh sebab itu, PSSI bersama Federation Internationale de Football Association (FIFA) atau induk organisasi resmi sepak bola di dunia, akan membuat hukuman berat terhadap praktik pengaturan skor.

Erick menyebut, pemain, wasit, pelatih, pemilik klub yang terlibat pengaturan skor akan dihukum tidak bisa terlibat di lingkungan sepak bola seumur hidup.

“Pemberantasan pengaturan skor ini tidak cukup kita bicara-bicara saja karena itu tentu PSSI bersama FIFA ini terus menjaga momentum bagaimana kita bersepakat mengambil keputusan ketika kita menghukum individu yang bermain di indonesia ini berlaku di seluruh wilayah FIFA,” kata Erick.

“Hukuman seperti apa? Tentu konteksnya kalau kami di PSSI tentu lebih fokus kepada sepak bola-nya, pemain, wasit, pemilik club, pengurus termasuk saya, semua pelatih yang jelas-jelas terkena permainan daripada bermain skor ini dihukum seumur hidup,” tegas Ketua Umum PSSI itu. (***)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Erick Thohir: Saatnya PSSI Beri Kartu Merah ke Mafia Bola!

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved