Jadwal Film TV
Jadwal Film TV di TransTV, 28 Desember 2022: Penyelamatan Presiden AS yang Ditawan Oleh Teroris
Jadwal bioskop Trans TV hari ini Selasa (28/12/22), akan menampilkan film aksi berjudul Olympus Has Fallen, tayang pukul 21.45 WIB.
Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
TRIBUNBANYUMAS.COM- Jadwal bioskop TransTV hari ini Selasa (28/12/22), akan menampilkan film aksi berjudul Olympus Has Fallen, tayang pukul 21.45 WIB.
Olympus Has Fallen merupakan film pertama dari sekuel film Has Fallen, diantaranya London Has Fallen (2016) dan Angel Has Fallen (2019).
Film ini disutradarai oleh Antonie Fuqua, serta penulis sekrenario Creighton Rothenberger dan Katrin Benedikt.
Selain itu film yang dirilis pada 2013 ini juga dibintangi oleh Gerard Butler, Aaron Eckhart, Finley Jacobsen, dan Dylan McDermott.
Film ini berkisah tentang mantan agen Secret Service yang menyelamatkan persiden akibat penyerangan teroris Korea Utara.
Agen tersebut bernama Mike Banning yang memiliki tugas sebagai pengawal pribadi Presiden AS bernama Benjamin Asher.
Selain menjadi pengawal, Mike juga bersahabat dengan Benjamin, serta akrab dengan istri persiden Margaret Asher dan anaknya.
Suatu hari presiden menghadiri sebuah acara dengan keluarganya, Mike dan beberpa pengawal lainnya juga ikut menjaga presiden dan keluarganya.
Namun tiba-tiba mobil rombongan presiden AS mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk, dan istri presiden Margaret tewas dalam kecelakaan tersebut.
Mike yang menjadi pengawal pada waktu itu merasa bersalah, karena tidak bisa menyelamatkan Margaret.
Lalu pada akhirnya Mike mengundurkan diri sebagai pengawal pribadi presiden, dan kemudian ia mulai bekerja di Departemen keuangan.
18 bulan setelah kejadian tersebut, Presiden Benjamin melakukan pertemuan dengan pemimpin Korea Selatan bernama Lee di Gedung Putih.
Kedatangan Lee ditemani oleh pengawal bernama Kang Yeonsak. Diketahui Kang Yeonsak merupakan seorang pengkhianat.
Ia terlibat dengan aksi teroris yang berada di Korea Utara. Yeonsak ingin melakukan balas dendam kepada AS, karena telah merugikan Korea Utara.
Tak lama kemudian para sekelompok teroris suruhan Yeonsak menyerang Gedung Putih, dan presiden Benjamin serta pejabat lainnya menjadi tawanan.