Berita Banyumas
Curhat Eks-Napiter Banyumas Ketemu Bupati Husein: Minta Dukungan Usaha Mandiri, Siap Cegah Teroris
Eks narapidana teroris (napiter) dari Banyumas berharap ada pendampingan wirausaha mandiri.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Eks-narapidana teroris (napiter) dari Banyumas berharap ada pendampingan wirausaha mandiri.
Mereka juga siap dilibatkan dalam sejumlah kegiatan maupun pembinaan untuk mencegah terorisme di Kota Satria.
Hal ini diungkapkan perwakilan napiter Kota Satria dalam silaturahim dengan Bupati Banyumas Achmad Husein dan Ketua DPRD Budi Setiawan di Ruang Rapat DPRD, Senin (19/12/2022). Acara ini juga dihadiri anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyumas.
Dua eks napiter yang hadir adalah Kholis (40) alias Abu Juni, asal Ciberem, Sumbang, Banyumas; dan Sidiq (38), asal Kecamatan Wangon, Banyumas.
"Jujur, kami sangat membutuhkan pendampingan kewirausahaan mandiri."
"Karena mungkin, kalau melamar kerja agak sulit," kata Kholis dalam forum.
Baca juga: Gubernur Ganjar Dukung Para Istri Eks Napiter untuk Mandiri Melalui Koperasi
Baca juga: Mantan Napiter Dapat Bantuan Usaha di Hari Jadi Kota Tegal, Siap Jualan Kebab NKRI
Kholis mengakui, pemahaman yang salah membuatnya akhirnya terlibat dalam Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Namun, dia memastikan telah keluar dari jaringan tersebut.
Keterlibatannya dalam jaringan teroris juga membuatnya divonis hukuman 4 tahun 3 bulan dalam persidangan di Jakarta, 2016 lalu.
Kholis keluar dari penjara pada 2020 atau saat awal pandemi Covid-19.
"Saya ingin bersinergi, antara kami (eks napiter) dengan Pemda bila memang ada sesuatu hal bisa saling tukar pikiran," katanya.
Senada di sampaikan Sidiq (38). Sidiq yang kini menjadi pengusaha barang grosir mengajak rekan-rekannya yang masih terlibat dalam jaringan teroris, kembali ke NKRI.
"Saya berpesan agar rekan-rekan yang masih betahan segera bertobat," katanya.
Baca juga: Peringati 9 Tahun UU Desa, Budiman Sudjatmiko Minta Masyarakat Desa di Banyumas Siap Industrialisasi
Baca juga: Tabrakan Bus vs Truk di Losari Banyumas, Tiga Orang Dilarikan ke Puskesmas
Sementara, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, sangat penting adanya forum atau sarana bertukar pikiran untuk mencegah aksi terorisme.
"NKRI itu dengan berasaskan Pancasila, kalau saya amati, hidup di indonesia sangat nyaman dan nikmat."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Eks-napiter-di-Banyumas-bertemu-Forkopimda-di-gedung-DPRD-Banyumas.jpg)