Pemilu 2024

Kursi DPRD Purbalingga Bertambah Jadi 50, KPU Tawarkan Tiga Skenario Soal Penetapan Dapil

Jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purbalingga bakal naik dari 45 kursi menjadi 50 kursi mulai Pemilu 2024.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Pemkab Purbalingga
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga mengusulkan tiga skenario penetapan dapil Pemilu 2024 dalam uji publik di Gedung Pertemuan Andrawina Owabong, Rabu (14/12/2022). Perubahan dapil ini dilakukan lantaran adanya penambahan kursi DPRD Purbalingga dari 45 menjadi 50 kursi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purbalingga bakal naik dari 45 kursi menjadi 50 kursi mulai Pemilu 2024.

Terkait hal ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga menggelar uji publik atas rencana penetapan daerah pemilihan (dapil).

Ketua KPU Purbalingga Eko Setiawan mengatakan, uji publik penting dilaksanakan untuk menghimpun masukan dan tanggapan dari para pemangku kepentingan.

Uji publik dihadiri Pejabat Forkopimda, kepala OPD, camat, pengurus partai politik, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, dan sejumlah perwakilan masyarakat.

Baca juga: 11 Calon PPK di Purbalingga Terindikasi Anggota Parpol, Bawaslu Minta KPU Lakukan Perbaikan

Baca juga: Mayat Lansia Ditemukan di Sungai Ponggawa Purbalingga, Korban Meninggalkan Rumah Sehari Sebelumnya

Acara berlangsung di Gedung Pertemuan Andrawina Owabong, Rabu (14/12/2022).

"Berbagai masukan kami terima dan akan kami sampaikan ke KPU RI sebagai catatan agar bisa menjadi pertimbangan dalam menetapkan pembagian dapil (daerah pemilihan) pada Pemilu 2024," kata Eko dalam rilis yang diterima, Kamis (15/12/2022).

Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Purbalingga Zamaahsari A Ramzah mengatakan, penataan dapil meliputi beberapa prinsip, yakni kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proposional, integritas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama, kohesivitas, dan kesinambungan.

Ada tiga skenario yang diusulkan KPU Purbalingga dalam penetapan dapil dan alokasi kursi dalam uji publik itu.

Rancangan pertama

  • Dapil Purbalingga 1: mencakup Kecamatan Kemangkon, Bukateja, Purbalingga, dengan 10 kursi.
  • Dapil Purbalingga 2: meliputi Kecamatan Kalimanah, Kutasari, Bojongsari, Padamara, dengan 12 kursi.
  • Dapil Purbalingga 3: meliputi Kecamatan Mrebet, Bobotsari, Karangreja, Karangjambu, dengan 10 kursi.
  • Dapil Purbalingga 4: meliputi Kecamatan Karanganyar, Karangmoncol, Rembang, Kertanegara, dengan 10 kursi.
  • Dan Dapil Purbalingga 5: meluputi Kecamatan Kejobong, Kaligondang, Pengadegan, dengan 8 kursi.

"Rancangan pertama ini menggunakan komposisi dapil yang sama dengan Pemilu 2019."

"Perbedaannya adalah pernambahan kursi pada dapil satu, dua, tiga, dan lima," ungkap Zamaahsari.

Baca juga: Gasak Motor di Rumah Bos Bulu Mata Palsu di Purbalingga, Warga Sragen Ditangkap di Jombang

Baca juga: Syekh Muhammad Jaber Awali Rangkaian HUT ke-192 Kabupaten Purbalingga

Rancangan Kedua

  • Dapil Purbalingga 1: meliputi Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, Kalimanah, dengan 9 kursi.
  • Dapil Purbalingga 2: meliputi Kecamatan Kutasari, Bojongsari, Padamara, dengan 9 kursi.
  • Dapil Purbalingga 3: meliputi Kecamatan Mrebet, Bobotsari, Karangreja, Karangjambu, dengan 10 kursi.
  • Dapil Purbalingga 4: meliputi Kecamatan Karanganyar, Karangmoncol, Rembang, Kertanegara, dengan 10 kursi.
  • Dapil Purbalingga 5: meliputi Kecamatan Bukateja, Kejobong, Kaligondang, Pengadegan, dengan 12 kursi.

Rancangan Ketiga

  • Dapil Purbalingga 1: meliputi Kecamatan Purbalingga, Kalimanah, Padamara, dengan 8 kursi.
  • Dapil Purbalingga 2: meliputi Kecamatan Kutasari, Mrebet, Bojongsari, dengan 10 kursi.
  • Dapil Purbalingga 3: meliputi Kecamatan Bobotsari, Karangreja, Karangjambu, dengan 7 kursi.
  • Dapil Purbalingga 4: meliputi Kecamatan Karanganyar, Karangmoncol, Rembang, Kertanegara, dengan 10 kursi.
  • Dapil Purbalingga 5: meliputi Kecamatan Kejobong, Kaligondang, Pengadegan, dengan 8 kursi.
  • Dapil Purbalingga 6: meliputi Kecamatan Kemangkon dan Bukateja, dengan 7 kursi.

"Pada rancangan ketiga ini terdapat penambahan satu dapil sehingga bertambah menjadi enam daerah pemilihan," katanya.

Sementara, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga R Imam Wahyudi berharap, peserta uji publik berkontribusi memberikan saran dan masukan sehingga Pemilu 2024 dapat berkulitas.

"Terlebih lagi, perlu kami sampaikan, Pemilu tahun 2024 nanti merupakan pemilu yang istimewa bagi Kabupaten Purbalingga, khususnya, terkait dengan jumlah kursi anggota DPRD kabupaten purbalingga."

"Keistimewaan ini karena adanya penambahan jumlah kursi bagi anggota DPRD yang tadinya 45 kursi bertambah menjadi 50 kursi."

"Semoga, dengan bertambahnya jumlah kursi ini akan turut berkontribusi membawa Purbalingga menjadi lebih maju dan sejahtera," imbuhnya. (*)

Baca juga: Angkutan Berat Dilarang Melintas Tol dan Jalan Arteri saat Libur Nataru: Nekat, Dikurung!

Baca juga: Pria di Kudus Cabuli Dua Anak Kecil Tetangganya, Gara-gara Kecanduan Film Porno

Baca juga: Fakta ART asal Pemalang Dianiaya Majikan dan Lima ART Lain, LPSK Beri Pendampingan Korban

Baca juga: Wanti-wanti Polisi di Tegal untuk Pemilik Kereta Kelinci dan Odong-odong saat Libur Nataru, Tegas!

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved