Berita Semarang

Kota Semarang Bakal Miliki Jalur Trem dan Ruang Publik Bawah Tanah, Dikerjakan Mulai 2023

Kota Semarang bakal memiliki ruang publik bawah tanah dan jalur trem. Dua proyek ini akan dikerjakan mulai tahun 2023.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/BUDI SUSANTO
Sejumlah pengendara melintas di Kawasan Simpanglima Kota Semarang, Jumat (9/12/2022). Kawasan tersebut akan dikembangkan Pemkot Semarang dengan pembangunan ruang publik bawah tanah, yang pengerjaannya dimulai tahun depan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kota Semarang bakal memiliki ruang publik bawah tanah dan jalur trem.

Dua proyek ini bakal dikerjakan mulai tahun depan, bersama dua megaproyek lainnya.

Informasi yang didapat, empat proyek ini memiliki nilai total Rp2,7 triliun.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu memaparkan, empat proyek tersebut akan menjadi proyek prioritas 2023.

Yang pertama, adalah proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Jatibarang.

Baca juga: Kasus Penyerangan SMK Negeri 3 Semarang: Polisi Amankan 4 Pelajar, Pelaku Lain Diminta Serahkan Diri

Baca juga: Preview PSIS Semarang Vs Borneo FC Liga 1: Lanjutkan Tren Positif! Ian Gillan Tak Mau Remehkan

Proyek tersebut memiliki nilai terbesar dari empat proyek prioritas yang akan digarap Pemkot Semarang, tahun depan.

Dengan nilat mencapai Rp 1,2 triliun, PSEL Jatibarang diproyeksikan menjadi solusi permasalahan sampah dan energi di Kota Semarang.

"Selain PSEL Jatibarang, tahun depan, Pemkot Semarang juga akan membangun Semarang Expo Center senilai Rp 354 miliar," ucapnya, Jumat (9/12/2022).

Sementara, proyek ketiga yang akan dikerjakan Pemkot Semarang adalah reaktivasi jalur trem.

Nilai reaktivasi jalur trem di Kota Semarang itu di angka Rp 300 miliar dan akan digarap bersama PT KAI.

Terakhir, proyek pengembangan ruang publik bawah tanah di area Simpanglima.

"Pembangunan Simpanglima Underground akan dilakukan tahun depan dengan nilai Rp 850 miliar," tutur wanita yang akrab disapa Mbak Ita itu.

Baca juga: 8 Kios di Utara Pasar Ngaliyan Semarang Ludes Terbakar, Api Muncul dari Warung Soto

Baca juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Ganjar Pastikan Tol Semarang-Demak Siap Dioperasionalkan

Ditambahkannya, penataan kawasan Simpanglima sebagai land mark Kota Semarang, sampai sekarang, sudah baik.

Adanya Masjid Baiturahman yang sudah direvitalisasi, penataan kawasan dan ketersediaan hotel, membuat kawasan Simpanglima bukan lagi menjadi kawasan emas namun kawasan berlian.

"Pembangunan Simpanglima Underground akan menjadikan kawasan tersebut lebih cantik. Kota Semarang nantinya akan seperti kota di luar negeri karena memiliki tempat publik bawah tanah," imbuhnya. (*)

Baca juga: Warga Kroya Cilacap Ditemukan Tewas di Kamar, Kesetrum saat Memplester Dinding

Baca juga: Warga Purwokerto Wetan Banyumas Diamankan Polisi, Gasak Laptop saat Ditinggal Pemilik Nonton Bola

Baca juga: Terpidana Bom Bali 1 Umar Patek Bebas Bersyarat, Pemerintah Australia Kecewa

Baca juga: Dijual Perdana Rp338 Per Lembar, Kini Harga Saham GOTO Tinggal Rp93 Per Lembar

Sumber: Tribun banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved