Wisata Purbalingga

Menengok Masjid Muhammad Cheng Hoo di Purbalingga yang Kental dengan Budaya Tionghoa

Destinasi wisata religi Purbalingga Masjid Muhammad Cheng Hoo, yang mempunyai bangunan unik khas Tionghoa.

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
GOOGLE REVIEW (guntur hanafi)
Masjid Jami Cheng Hoo mempunyai bagunan yang berwarna dominan merah cerah dan kuning dengan dihiasi ornamen budaya Tionghoa yang megah, sehingga orang mengira bangunan ini bukan masjid namun klenteng. 

TRIBUNBANYUMAS.COM- Purbalingga tidak hanya mempunyai tempat wisata sebagai hiburan saja, namun di daerah ini terdapat tempat wisata religi unik.

Destinasi wisata religi tersebut bernama Masjid Muhammad Cheng Hoo, yang terletak di Desa Selaganggeng,Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Bangunan masjid yang berbentuk seperti klenteng ini mempunyai nilai yang luar biasa, ini menjadi salah satu bukti adanya keberagaman agama, suku maupun ras di Purbalingga.

Masjid Jami Cheng Hoo mempunyai bagunan yang berwarna  dominan merah cerah dan kuning, dihiasi ornamen budaya Tionghoa sehingga orang mengira bangunan ini bukan masjid namun klenteng.
Masjid Jami Cheng Hoo mempunyai bagunan yang berwarna dominan merah cerah dan kuning, dihiasi ornamen budaya Tionghoa sehingga orang mengira bangunan ini bukan masjid namun klenteng. (GOOGLE REVIEW (agoes budi))

Masjid Muhammad Cheng Hoo atau biasa dikenal dengan Masjid Jami Cheng Hoo merupakan prakarsa dari PITI (Persatauan Islam Tionghoa Indonesia).

Bentuk masjid ini sekilas mirip kelenteng.

Masjid ini merupakan perpadua arsitektur budaya Tionghoa dan Jawa.

Tidak mengherankan jika masjid ini tidak memiliki kubah bulat di bagian atapnya seperti masjid kebanyakan.

Selain itu, Masjid Jami Cheng Hoo mempunyai bagunan yang berwarna dominan merah cerah dan kuning dengan dihiasi ornamen budaya Tionghoa yang megah, sehingga orang mengira bangunan ini bukan masjid namun klenteng.

Baca juga: Menikmati Suasana Pedesaan nan Asri di Lembah Asri Serang Purbalingga

Baca juga: Pesona Keindahan Curug Sumba Purbalingga

Baca juga: Jembatan Cinta Pring Wulung, Lokasi Wisata Purbalingga yang Hits dan Instagramble

Masjid Cheng Ho juga mempunyai bangunan yang mirip dengan pagoda segi delapan dan bertingkat.

Di tengah-tengah langit masjid terdapat tulisan Arab yang dibuat dengan campuran huruf kanji.

Ornamen ini membuat nuansa Tionghoa semakin kental di masjid ini.

Masjid Jami Muhammad Cheng Hoo ini mulai dibangun pada tahun 2005,.

Pembangunan masjid ini sempat berhenti di tahun 2006, lalu dilanjutkan kembali pada tahun 2010 dan diresmikan pada tanggal 5 Juli 2011.

Masjid ini digunakan oleh penduduk keturunan Tionghoa yang beragama ISlam sebagai sarana berkumpul untuk menyiarkan dakwah dan pendidikan Islam.

Bangunan yang memiliki luas 11 x 9 meter persegi ini terlihat sangat indah disaat malam hari, karena semua lampu yang ada di masjid dinyalakan.
Bangunan yang memiliki luas 11 x 9 meter persegi ini terlihat sangat indah disaat malam hari, karena semua lampu yang ada di masjid dinyalakan. (GOOGLE REVIEW (ibnu nurgroho))
Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved