Berita Banyumas
Jalur Alternatif dari Banyumas Menuju Brebes Putus Total di Desa Samudra Kulon, Gumelar
Hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat sore (18/11/2022) hingga malam hari menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kecamatan Gumelar dan Pekunden.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat sore (18/11/2022) hingga malam hari menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kecamatan Gumelar dan Kecamatan Pekunden, Banyumas.
Hujan lebat itu menyebabkan jalan alternatif yang menghubungkan Kecamatan Gumelar dengan Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, tepatnya di Desa Samudra Kulon, putus total.
Riswanto, seorang warga Desa Samudra Kulon mengatakan, panjang badan jalan yang longsor mencapai sekitar 25 meter.

Sementara itu kedalaman tebing dan sungai lebih dari 50 meter.
"Hujan besar mengakibatkan jalan ini longsor. Otomatis sebanyak 23 warga di Grumbul Combong tak bisa melintas, ini jalur utama," kata Riswanto kepada wartawan, Sabtu (19/11/2022).
Dihubungi terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas Budi Nugroho mengatakan, petugas masih terus melakukan pendataan.
"Petugas BPBD menuju ke lokasi dan melakukan pendataan. Bekerja sama dengan pemerintah desa setempat, serta memasang rambu-rambu peringatan," ujar Budi.
Longsor juga terjadi d Desa Karangkemiri Kecamatan Pekuncen. Tebing setinggi tujuh meter longsor dan menyebabkan kerusakan pada rumah warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, bencana banjir dilaporkan terjadi di Desa Gumelar, dan Desa Samudra Kecamatan Gumelar yang diakibatkan meluapnya Sungai Tajum di wilayah tersebut.
Banjir juga terjadi di Desa Cikawung, Kecamatan Pekuncen terjadi karena luapan Sungai Arus.
Kejadian itu menyebabkan sebuah rumah warga terendam, sehingga pemilik rumah harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Banjir dan Longsor Landa Banyumas, Jalan Alternatif Menuju Brebes Putus