UMK 2023

Soal UMK Jateng, Ganjar Tunggu Pemerintah Pusat: Upah Minimum Provinsi Dulu!

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya masih menunggu pemerintah pusat terkait penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
ILUSTRASI uang. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya masih menunggu pemerintah pusat terkait penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya masih menunggu pemerintah pusat terkait penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota ( UMK).

Namun demikian, sebelum UMK ditetapkan, pihaknya akan mengumumkan terlebih dahulu Upah Minimum Provinsi ( UMP) pada 21 November mendatang.

"Ya berikutnya, biasanya setelah UMP dulu.

November," kata Ganjar usai membuka Central Java Investment Business Forum 2022 di Gumaya Tower Hotel Semarang, Jawa Tengah, Rabu (9/11/2022).

Baca juga: Terungkap! Usulan Penetapan Upah Minimum Provinsi atau UMP dan UMK 2023 Jawa Tengah, Bukan 13 Persen

Mantan anggota DPR RI ini mengatakan, prakondisi sebelum penetapan UMK di Jawa Tengah sudah dilakukan.

Yakni intensif berkomunikasi dengan buruh dan pengusaha.

"Frekuensi sudah sama, tinggal nanti info ini sampaikan ke pusat.

Karena dua komponen pertumbuhan ekonomi dan inflasi akan jadi pertimbangan kawan-kawan buruh," ujarnya.

Sebagai informasi, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2023 akan diumumkan 21 November 2022.

Baca juga: Buruh Jateng Hitung Upah Minimum 2023 Seharusnya Naik 13 Persen

Saat ini pihaknya masih melakukan formulasi dari masukan-masukan yang ada.

"Penetapan UMP tanggal 21 (November), ini dalam proses pembahasannya oleh Dirjen PHI-Jamsos," kata Ida di Semarang, Senin (7/11/2022).

Sebelumnya, Ganjar mengirimkan surat terkait usulan penetapan upah minimum.

Dalam surat yang ditandatangani Sekda Jateng, diketahui bahwa penetapan upah yakni minimal laju inflasi atas dasar sejumlah pertimbangan.

Di sisi lain, buruh Jawa Tengah tetap meminta pemerintah menaikan upah minimum sebanyak 13 persen dengan memperhatikan pertumbuhan ekonomi dan inflasi. (*)

Baca juga: Menaker Bocorkan Besaran Upah Minimum 2023, Upah Relatif Lebih Tinggi

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved