Berita Nasional
Selamat! Presiden Jokowi Terima Penghargaan Perdamaian Internasional Imam Hasan bin Ali 2022
Presiden Joko 'Jokowi' Widodo menerima Penghargaan Perdamaian Internasional Imam Hasan bin Ali Tahun 2022 dari Abu Dhabi Forum Peace Award.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Presiden Joko 'Jokowi' Widodo menerima Penghargaan Perdamaian Internasional Imam Hasan bin Ali Tahun 2022 dari Abu Dhabi Forum Peace Award.
Penghargaan diserahkan langsung Sekretaris Jenderal Forum Perdamaian Abu Dhabi Cheikhna Abdallah AlSheikh AlMahfodh Bin Bayah di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/11/2022).
Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi suatu kehormatan bagi Indonesia karena Presiden Jokowi dipercaya oleh dunia sebagai pemimpin yang menyebarkan pesan dan budaya damai.
Baca juga: Lima Arahan Presiden Jokowi di Depan Jajaran Polri
Baca juga: Presiden Jokowi Beri Sinyal akan Rombak Kabinet, Copot Menteri dari Nasdem?
Apalagi, penghargaan ini menjunjung nama Imam Hasan bin Ali yang merupakan cucu dari Nabi Muhammad SAW.
"(Penghargaan) ini, tentu saja, bagi kami, bagi pemerintah, bagi Presiden Jokowi, dan juga sekaligus sebagai masyarakat Indonesia, merupakan penghargaan yang luar biasa, kehormatan yang luar biasa Presiden Joko Widodo telah dipercaya sebagai pemimpin yang menyebarkan pesan dan budaya damai untuk dunia," ucap Pratikno di Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin.
Pratikno menjelaskan, sebelumnya, Penghargaan Perdamaian Internasional Imam Hasan bin Ali Tahun 2022 telah diserahkan kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang mewakili Presiden Jokowi di Ruang Majlis Lt 5, Hotel Emirates Palace Abu Dhabi pada Rabu (2/11/2022) lalu.
"Yang diserahkan itu plakat. Jadi. itu kan ada plakatnya, kemarin secara seremoninya kan sudah di sampaikan oleh Bapak Wapres di Abu Dhabi," tutur Pratikno.
Pratikno menyampaikan, presiden sangat berterima kasih atas penghargaan tersebut dan berharap dapat terus membantu menyelesaikan krisis pangan dan krisis energi yang sedang dihadapi dunia.
"Sekali lagi, Bapak Presiden menyampaikan terima kasih atas penghargaan ini," ujar Pratikno.
Penghargaan tersebut sekaligus mempererat hubungan antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab, serta memberikan semangat bagi semuanya untuk menyukseskan pelaksanaan G20 bagi perdamaian dan kemakmuran dunia.
Baca juga: Hubungi Presiden FIFA Terkait Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi Pasrah Soal Sanksi
Baca juga: Presiden Jokowi Perintahkan PSSI Hentikan Liga 1 dan Minta Kapolri Usut Kerusuhan Arema vs Persebaya
Sebagai informasi, penghargaan ini merupakan penghargaan yang diberikan terhadap pemimpin, cendekiawan, maupun pemikir muslim atas inisiatif dan karya ilmiah mereka dalam menciptakan budaya damai serta mengakar nilainya di masyarakat dengan penuh damai.
Penghargaan pertama pada tahun 2015 diterima oleh Wahiduddin Khan, seorang intelektual India, atas kontribusinya dalam memerangi mentalitas kekerasan dan perang atas nama agama.
Penghargaan kedua diberikan pada tahun 2016, untuk National Interfaith Peace Platform di Afrika Tengah atas perannya dalam memulihkan masyarakat dan memperkuat nilai-nilai perdamaian melalui caranya sendiri dan komunikasi langsung dengan warga setelah perang saudara di Republik Afrika Tengah sejak 2012.
Penghargaan tahun 2017 diterima oleh inisiatif "Egyptian Family House", sebagai pengakuan atas perannya dalam mendorong koeksistensi antar umat beragama.
Penghargaan 2018 diterima Presiden Eritrea Isaias Afwerki dan Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, sebagai pengakuan atas peran sentral mereka dalam mengakhiri konflik yang telah berlangsung lama, antara negara mereka dan mempromosikan nilai-nilai toleransi dan koeksistensi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Arahan-Jokowi.jpg)