Tragedi Kerusuhan di Kanjuruhan
Penyidik Periksa 34 Polisi Terkait Tragedi Kanjuruhan, Terjun dalam Pengamanan Pertandingan
Penyidik Gabungan Bareskrim Polri dan Ditreskrimum Polda Jatim memeriksa 34 polisi terkait tragedi Kanjuruhan Malang, Senin (17/10/2022).
TRIBUNBANYUMAS.COM, SURABAYA - Penyidik Gabungan Bareskrim Polri dan Ditreskrimum Polda Jatim memeriksa 34 polisi terkait tragedi Kanjuruhan Malang, Senin (17/10/2022).
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, para anggota Polri tersebut diperiksa sebagai saksi tambahan atas proses penyelidikan dan penyidikan kasus kerusuhan tersebut.
"Hari ini, 34 orang saksi anggota kepolisian yang melakukan pengamanan pada pertandingan Sabtu itu. Iya, diperiksa sebagai saksi. Jadi, memang hari ini hanya saksi-saksi lain," ujar Dirmanto saat dikonfirmasi, Senin (17/10/2022).
Baca juga: TGIPF Kanjuruhan Rekomendasikan Penyelidikan Suporter, Aremania: Fokus Saja Pemulihan Hak Korban
Baca juga: FAKTA Tragedi Kanjuruhan Jauh Lebih Mengerikan Dari yang Beredar di TV dan Media Sosial
Baca juga: Soal Kanjuruhan, Shin Tae-yong: Jika Ketua Umum PSSI Harus Bertanggung Jawab, Saya Pun Harus Mundur
Sebelumnya, penyidik telah memeriksa enam tersangka dalam kasus tersebut.
Dirmanto mengatakan, mereka diperiksa pekan lalu dan pihaknya belum mengagendakan lagi pemeriksaan lanjutan terhadap para tersangka.
"Soal pemanggilan tersangka lagi, belum ada, nanti kami sampaikan," terang Dirmanto.
Diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan enam tersangka terkait tragedi Kanjuruhan.
Kerusuhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022), itu menewaskan 132 orang.
Selain suporter Aremania, kerusuhan tersebut juga menewaskan dua orang polisi. (*)
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul 34 Polisi Diperiksa di Polda Jatim Soal Kasus Tragedi Kanjuruhan.
Baca juga: Kanker Rahim Sering Dialami Wanita yang Memasuki Masa Menopouse, Begini Cara Mencegah
Baca juga: Brigadir J Masih Bergerak saat Ditembak Bharada E, Tembakan Maut Diletuskan Ferdy Sambo
Baca juga: PNS Guru di Sampang Jawa Timur Ditangkap Densus 88, Pihak Sekolah: Sikap dan Bicaranya Baik
Baca juga: Polres Salatiga Sebut Ada 10 Titik Rawan Bencana: Jadi Perhatian Kami!