Asam Lambung
Temulawak Berguna sebagai Obat Asam Lambung, Begini Cara Meramunya
Dalam kandungan temulawak ditemukan flavanoid dan kurkumin yang berfungsi menangkap radikal bebas serta melindungi dinding pada lambung.
Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
TRIBUNBANYUMAS.COM- Temulawak sering digunakan sebagai bahan dasar obat-obatan herbal untuk kesehatan, mulai dari meningkatkan nafsu makan, mengatasi penyakit liver, ganguaan kantong empedu, bahkan sebagai obat bagi penderita asam lambung.
Dalam kandungan temulawak ditemukan flavanoid dan kurkumin yang berfungsi menangkap radikal bebas serta melindungi dinding pada lambung.
Selain itu, temulawak juga mengandung selulosa yang membantu proses pencernaan yang baik untuk penderita asam lambung.
Baca juga: Apakah Vertigo Disebabkan Naiknya Asam Lambung? Begini Penjelasannya
Baca juga: Jenis Susu yang Baik Bagi Penderita Asam Lambung
Baca juga: Jenis Obat Asam Lambung yang Bisa Ditebus di Apotek dengan Resep Dokter
Meski dianggap manjur sebagai obat herbal asam lambung, disarankan tidak mengonsumsi temulawak secara sembarangan.
Ada aturan dalam meracik ramuan temulawak agar lebih efektif mengobati asam lambung.
Berikut bahan dan cara membuat obat asam lambung dari temulawak:
Bahan
1. Siapkan temulawak 30 gram
2. Kencur 30 gram
3. Lengkuas 30 gram
4. Adas 1 sendok teh
5. Kapulaga 4 butir
6. Air 600 cc dan
7. Gula Aren secukupnya
Cara pembuatan
1. Kupas bahan-bahan seperti temulawak, kencur, dan lengkuas sampai bersih, kemudian potong bahan-bahan tersebut.
2. Sesudah dipotong masukkan semua bahan ke dalam air mendidih dan menyisakan air sekitar 200 cc.
3. Lalu sesudah itu, saring dan dinginkan air rebusan temulawak tersebut lalu minum.
Jika Anda ingin mengonsumsi temulawak, cobalah konsumsi dengan dosis yang rendah saja dan jangan terlalu sering, karena tiap orang pun bisa menunjukkan sensivitas yang berbeda-beda.
Selain itu, temulawak juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jangka waktu lama, dengan aturan maksimal 18 minggu agar tidak menyebabkan iritasi lambung.
Perlu diingat, terdapat golongan orang yang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi temulawak adalah wanita hamil dan menyusui.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/temulawak.jpg)