Berita Cilacap

Gegara Sampah Tersangkut di Baling-baling, Nelayan di Cilacap Ditemukan Tewas

Seorang nelayan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari perahu dan tenggelam di Sungai Kaliyasa.

ist/dok basarnas cilacap
Tim relawan dari Basarnas Cilacap membawa kantong mayat berisi jenazah nelayan yang terjatuh dari perahu dan tenggelam di Sungai Kaliyasa, Jumat (30/9/2022) malam. Kejadian awal saat nelayan hendak membersihkan sampah yang tersangkut di baling-baling, namun terlempar setelah menabrak perahu lain hingga akhirnya tenggelam dan tewas. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Seorang nelayan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari perahu dan tenggelam di Sungai Kaliyasa, Tegalkamulyan, Cilacap, pada Jumat (30/9/2022) malam sekitar pukul 23.29 WIB.

Korban nelayan bernama Tasmiadi (68) nelayan asal Jalan Penyu RT 01 RW 11, Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Korban ditemukan dengan cara penyelamanan oleh penyelam dari rescuer Basarnas Cilacap.

Kepala Basarnas Cilacap, Adah Sudarsa mengatakan bahwa Basarnas Cilacap mendapatkan informasi atas tenggelamnya seorang nelayan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Cilacap Hari Ini Sabtu 1 Oktober 2022: Waspada Akan Diguyur Hujan

Mendapat informasi tersebut, Adah kemudian memberangkatkan satu regu untuk melakukan pencarian.

"Kita mendapatkan informasi itu awalnya dari Basur (Tim SAR Tegalkamulyan).

Kemudian kita langsung memberangkatkan satu regu ke lokasi kejadian beserta peralatan lengkap pertolongan di air," kata Adah dalam keterangan tertulis kepada TribunBanyumas.com, Sabtu (01/10/2022). 

Adapun kejadian bermula pada Jumat sekitar pukul 19.30 WIB, korban bersama rekannya pulang dari melaut dengan menggunakan perahu fiber katir.

Baca juga: Kemit Forest, Wisata Hutan Pinus di Cilacap dengan Wahana yang Ramah Anak

Saat itu, korban juga berperan sebagai nahkoda.

Sesampainya di Kaliyasa tepatnya di sebelah timur PT Toxindo, mesin perahu yang dikemudikannya tersangkut sampah.

Kemudian korban berusaha untuk mengambil sampah yang berada di baling-baling mesin.

Karena korban tidak melihat ke depan, sehingga perahu menabrak perahu compreng yang sedang terparkir.

Baca juga: Jadwal Bioskop Cilacap, 1 Oktober 2022: Tujuh Judul Film Diputar di Akhir Pekan Ini

Akibatnya korban terpental dan jatuh ke sungai.

"Saat terjatuh ke Sungai, korban diketahui sempat berenang untuk menyelamatkan diri, namun gagal dan akhirnya membuat korban tenggelam," jelas Adah.

Korban berusaha berenang tetapi tidak bisa, sehingga korban tenggelam" lanjut Adah.

Upaya pencarian yang dilakukan Basarnas Cilacap yakni dengan melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.

Basarnas juga melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan pencarian dengan alat AquaEye serta Underwater Search Device. 

Setelah korban ditemukan, selanjutnya korban dievakuasi dan di bawa ke RSUD Cilacap untuk dilakukan visum oleh pihak medis. (*)

Baca juga: Jejak Soesilo Soedarman Diabadikan di Museum, Putra Cilacap yang Moncer di Militer dan Pemerintahan

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved