Pilpres 2024
Ziarah Bareng ke Makam Taufiq Kiemas, Cak Imin Doakan Puan Jadi Presiden dan Dirinya Jadi Wapres
Cak Imin secara gamblang memuji Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan berharap Puan menjadi presiden sementara dirinya menjadi wakil presiden.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berharap partainya bakal berkoalisi dengan PDI Perjuangan.
Bahkan, Cak Imin secara gamblang memuji Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan berharap Puan menjadi presiden sementara dirinya menjadi wakil presiden.
Harapan ini disampaikan setelah berziarah bersama Puan Maharani ke makam eks Ketua MPR yang juga merupakan politikus senior PDIP Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (25/9/2022).
Doa ini disampaikan Cak Imin setelah menerima kue ulang tahun dari Puan, di sebuah warung kaki lima di depan TMP Kalibata.
"Kita mendoakan Mbak Puan jadi presiden," kata Cak Imin.
"Terima kasih disiapkan kue ulang tahun. Semoga, doanya terkabul dan saya minimal jadi wakil presiden," ucap Cak Imin.
Baca juga: Puan Maharani Singgung Kekalahan PDIP dari PKB di Kabupaten Tegal, Curiga Ada Kader Setengah Kopling
Baca juga: Gerindra dan PKB Jateng Siap Menangkan Prabowo-Muhaimin, Pernah Bersama-sama saat Pilgub 2018
Cak Imin mengaku memiliki kedekatan dengan keluarga Taufiq Kiemas sewaktu menjadi aktivitas zaman orde baru.
Cak Imin ikut membela dan memperjuangkan Ketua Umum PDIP yang juga istri dari Taufiq Kiemas Megawati Soekarnoputri yang "dikucilkan" di era Orde Baru.
"Kita sebagai aktivis, tersentuh hatinya, sehingga menjadi bagian dari perjuangan bu Mega," tuturnya.
Itu sebabnya, dia berharap, kedekatan dengan PDIP terus berlanjut bahkan menjadi koalisi.
"Ya, semoga ini yang jadi jalan. Kan perjalanan koalisi masih satu tahun. Ini bisa rintisan terus, perkembangan akan dinamis, yang jelas, kita berharap, PDIP bisa terus bareng PKB, seperti sekarang," katanya.
PKB, kata Cak Imin, baru menjalin kerja sama koalisi dengan Gerindra.
Ia berharap, ke depan, akan banyak partai yang bergabung dengan koalisinya.
"Kalau dengan Gerindra baru tertulis ya, baru dimulai dengan Gerindra, mungkin nanti akan terus," katanya.
Menurut Cak Imim, politik itu sangat dinamis. Bukan tidak mungkin ke depannya PDIP berkoalisi dengan PKB.