Berita Cilacap

Pemkab Cilacap Alokasikan Rp6,88 Miliar untuk Bantuan Sosial

Pemerintah Kabupaten Cilacap mengalokasikan anggaran perlindungan sosial tahun 2022 sebanyak Rp6,88 miliar.

tribunbanyumas.com/pingky
Aktivitas penyeberangan angkutan air di sekitar Pelabuhan Sleko, Cilacap, Jumat (9/9/2022). Operator penyeberangan ini menjadi salah satu penerima manfaat bantuan sosial yang disiapkan Pemkab Cilacap. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Pemerintah Kabupaten Cilacap mengalokasikan anggaran perlindungan sosial tahun 2022 sebanyak Rp6,88 miliar.

"Ini dilakukan guna menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga pangan, daya beli masyarakat, dan mendukung kelancaran distribusi serta stabilitas perekonomian di daerah," kata Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, dalam keterangan tertulis, Jumat (16/9/2022).

Sementara, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cilacap, Arida Puji Hastuti menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah mengamanatkan dukungan Pemda sebesar 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU) yakni DAU dan DBH untuk subsidi sektor transportasi seperti angkutan umum, ojek, dan nelayan, serta perlindungan sosial tambahan.

"Untuk 2022 ada 390 ribu KK atau 1.052.000 jiwa.

Baca juga: Jadwal bioskop Cilacap 17 September 2022: Hanya Film Indonesia yang Diputar Hari Ini

DTKS ini yang kita gunakan sebagai dasar untuk mengalokasikan bantuan sosial dari Kemensos.

Baik itu PKH, BPNT, PBI atau BPJS, atau KIP," kata Arida.

Diketahui, bantuan tersebut disalurkan antara lain untuk operator angkutan umum, angkutan sungai dan penyeberangan, ojek, pengayuh becak, UMKM dan keluarga tidak mampu dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebesar Rp2,77 milyar.

Anggaran perlindungan sosial juga dialokasikan untuk penciptaan lapangan kerja melalui padat karya pada 21 desa miskin dan juga padat karya pemeliharaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di 9 lokasi sebesar Rp2,55 miliar rupiah.

Baca juga: Jaga Ekosistem Sungai Bengawan Kalidonan Cilacap, PT BSI Ajak Instansi dan Komunitas Tanam Mangarove

Kegiatan lainnya berupa pelatihan pengembangan usaha mikro dan operasi pasar di 24 kecamatan sebesar Rp1,08 miliar.

Data penerima yang menjadi sasaran program tersebut, akan diverifikasi dan validasi terlebih dahulu oleh petugas operator data bersama kelurahan dan OPD terkait.

Sehingga tidak terjadi tumpang tindih dan calon penerima betul-betul layak menerima bantuan.(*)

Baca juga: Pemkab Cilacap Siapkan Bansos untuk Sopir Angkot dan Pengemudi Ojol, Tiap Orang Terima Rp450 Ribu

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved