Berita Nasional

Densus 88 Antiteror Tangkap 8 Terduga Teroris di Dumai, Ada yang Terlibat Penyerangan Polda Riau

Densus 88 Antiteror Polri menangkap delapan terduga teroris jaringan Anshor Daulah Dumai di Dumai, Provinsi Riau, Rabu (14/9/2022).

Editor: rika irawati
Istimewa
Ilustrasi tim Densus 88 Antiteror Polri. Densus 88 Antiteror menangkap delapan orang diduga teroris jaringan jaringan Anshor Daulah Dumai di Dumai, Provinsi Riau, Rabu (14/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Densus 88 Antiteror Polri menangkap delapan terduga teroris jaringan Anshor Daulah Dumai di Dumai, Provinsi Riau, Rabu (14/9/2022).

Di antara mereka, diduga terlibat dalam penyerangan Polda Riau pada 2018 lalu.

"Beberapa di antaranya merupakan sisa kelompok Pak Ngah (Penyerangan Polda Riau 2018, Red)," kata Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar saat dikonfirmasi, Jumat (16/9/2022).

Baca juga: BREAKING NEWS: Densus 88 Antiteror Tangkap 4 Terduga Teroris di Tiga Wilayah di Jawa Tengah

Baca juga: Densus 88 Tangkap Pemuda di Limbangan Kendal, Diduga Masuk Jaringan ISIS

Delapan oranga tersebut masing-masing berinisial RP, JW, II, M, Z, MNS, ITZ, dan MA.

Mereka ditangkap di tempat terpisah di daerah Dumai, Riau.

Aswin menuturkan, para tersangka juga pernah melakukan latihan militer sebanyak dua kali di Bengkalis, Provinsi Riau, pada 2020 lalu.

"Mereka melakukan idad, latihan ala militer sebanyak dua kali di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, pada awal tahun 2020," jelas Aswin.

Baca juga: Siswa SMA di Kendal Penasaran Cerita Hidup Machmudi Hariono yang Pernah Ikut Jaringan Teroris

Baca juga: Tiga Napi Teroris di Lapas Kelas 1 Semarang Terima Remisi Idulfitri Bersama 497 Warga Binaan Lain

Menurut Aswin, tersangka juga telah melakukan survei tempat latihan militer di area perkebunan sawit di Bagan Keladi, Dumai Barat.

Lalu, salah satu tersangka berinisal RP tergabung dalam grup telegram pengusaha lokal.

"RP merupakan Amir AD Dumai dan terhubung dalam grup telegram pengusaha lokal di bawah pimpinan Abu Yusha Jawa Tengah, dengan tujuan grup tersebut membentuk struktur tanzim agar terealisasi jihad fisabililah," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tersangka Teroris yang Ditangkap di Riau Ternyata Pernah Terlibat Aksi Penyerangan Polda Riau 2018.

Baca juga: Persekat Tegal Datangkan Pemain Naturalisasi Eks-Persis Solo dan Sriwijaya FC, Berikut Profilnya!

Baca juga: Polusi Udara Dapat Memicu Risiko Kanker Paru-paru Meskipun pada Orang yang Tidak Merokok

Baca juga: Ingin Menjiwai Peran di Film Gendut Siapa Takut, Marshanda Naikkan Berat Badan Hingga 74 Kg

Baca juga: Sisir Lokasi Mayat, Polisi Temukan Pisau Diduga Alat Membunuh Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved