Breaking News:

Wisata Banjarnegara

Kompleks Candi Arjuna di Dataran Tinggi Dieng Banjarnegara, Luasnya 1 Hektare

Berada di dataran tinggi Dieng, terdapat kawasan candi yang luas. Diperkirakan luas candi-candi tersebut 90 hektare

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
ISTIMEWA/DOK SRI UTAMI
Pengunjung memadati Candi Arjuna Dieng, Banjarnegara, saat libur Tahun Baru, Sabtu (1/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM- Berada di dataran tinggi Dieng, terdapat kawasan candi yang sangat luas. Diperkirakan luas candi-candi tersebut 90 hektare.

Dari sekian banyak candi yang berada di Dataran Tinggi Dieng, Kompleks Candi Arjuna merupakan yang terluas, dengan memiliki luas 1 hektare.

Baca juga: Gubernur Ganjar Ingatkan bahwa Dieng Culture Festival 2022 Bukan Perayaan Akhir Pandemi

Baca juga: Gubernur Ganjar Berharap Dieng Culture Festival Mampu Gerakkan Ekonomi

Baca juga: Embun Es Menjadi Dilema Warga Dieng Banjarnegara: Tingkatkan Wisatawan namun Merusak Pertanian

Kawasan candi ini berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Di Kompleks terdapat lima bangunan candi, yaitu Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.

Selain Candi Semar, keempat candi lain merupakan candi utama yang digunakan sebagai tempat bersembahyang.

Youtube Asisi Chanel mengungkap bentuk serta ornamen yang terdapat pada setiap candi, diperkirakan candi-candi tersebut dibangun pada masa berbeda.

Candi Semar
Candi Semar

Menurut dari video tersebut Candi Arjuna merupakan candi yang dibangun paling awal, sementara Candi Sembadra dibangun paling akhir.

Candi Arjuna terlihat dengan bangunan candi khas India, sementara Candi Sembadra terlihat pengaruh kebudayaan lokal yang kental.

Hal ini diketahui dari relung yang ada pada candi. Candi khas bangunan India memiliki relung yang ke dalam, sementara pengaruh kebudayaan lokal memiliki relung yang menjorok ke luar.

Baca juga: Potong Rambut Gimbal Digelar di Hari Kedua, Ini Rangkai Dieng Culture Festival 2022 Banjarnegara

Baca juga: Makin Sering Terjadi! Embun Es Kembali Selimuti Dieng Banjarnegara, Sepekan Sudah Dua Kali Muncul

Baca juga: Embun Es Kembali Selimuti Dieng Banjarnegara. Biar Tak Kecele, Perhatikan Cuaca Sebelum Berangkat

Berdasarkan informasi dari wikipedia kompleks candi ini pertama kali ditemukan pada abad 18 oleh seorang tentara Belanda, Theodorf Van Elf.

Saat itu ia menemukan candi dengan kondisi tergenang air, namun direnovasi lagi oleh HC Cornelius yang berkebangsaan Inggris sekitar 40 tahun setelah ditemukannya candi tersebut. Kemudian dilanjutkan oleh pria berkebangsaan Belanda bernama J Van Kirnbergens.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved