Berita Banyumas

Diguyur Hujan Deras, Tembok Pembatas Perumahan Griya Satria Banyumas dengan Sungai Bodas Ambrol

Tembok pembatas sepanjang 25 meter antara Perumahan Griya Satria di Kelurahan Bantarsoka, Banyumas, dengan Sungai Bodas, ambrol.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/POLRESTA BANYUMAS
Polisi dan warga bergotong royong membersihkan dampak longsor tembok pembatas sepanjang 25 meter antara perumahan Griya Satria Kelurahan Bantarsoka, Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, dengan Sungai Bodas, Sabtu (10/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Tembok pembatas sepanjang 25 meter antara Perumahan Griya Satria di Kelurahan Bantarsoka, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, dengan Sungai Bodas, ambruk, Sabtu (10/9/2022).

Tingginya curah hujan mengakibatkan sebagian jalan aspal di daerah tersebut longsor ke sungai hingga membawa pagar pembatas.

Kejadian juga diduga akibat arus sungai yang deras membuat tebing sungai tergerus hingga membuat tanah penyangga pagar dan aspal ambrol.

Kapolsek Purwokerto Barat AKP R Gunung Krido mengatakan, dalam kejadian longsor tersebut tidak ada korban jiwa.

"Hanya saja, kerugian materil yang ditaksir kurang lebih Rp 150 juta," katanya dalam rilis, Minggu (11/9/2022).

Baca juga: Jadwal Samsat Keliling di Banyumas Hari Ini, Minggu 11 September 2022. Buka di Rita Super Mall

Baca juga: Menjauh dari Hiruk Pikuk Kota di Curug Cipendok, Cilongok, Banyumas

Baca juga: Peringatan Haornas di Somagede Banyumas Meriah, Warga Ikut Senam Massal dan Kulineran Kupat Landan

Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau seluruh warga Purwokerto Barat untuk lebih berhati-hati dan selalu waspada dikarenakan saat ini memasuki cuaca musim penghujan.

Sementara itu, Ketua RW 10 Perumahan Griyasatria Bantarsoka, Sri Winarno, menjelaskan, tembok pembatas jalan di perumahan tersebut ambrol sekitar pukul 14.30 WIB.

"Tiba-tiba, ada suara bruk. Memang, kondisi curah hujan sangat tinggi."

"Saat saya lihat, talud pembatas Kalibodas dengan perumahan sudah ambrol ke sungai," ungkapnya.

Winarno memperkirakan, panjang jalan yang longsor sekitar 30 meter dan memakan hampir seluruh badan jalan di wilayah RT 5 RW 10.

Menurutnya, sejak beberapa waktu lalu, warga sudah mengkhawatirkan talud bakal ambrol.

"Waktu itu, sudah kami ingatkan kalau tidak segera diperbaiki akan longsor. Ternyata benar, terjadi hari ini," ungkapnya, Sabtu. (*)

Baca juga: Longsor Rusak Dua Rumah di Kaligondang Purbalingga, Warga Diminta Waspadai Longsor Susulan

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Minggu 11 September 2022. Masih Fluktuatif

Baca juga: Persijap Jepara Kalah di Kandang, Euforia Nusantara United Pancing Kemarahan Suporter, Kok Bisa?

Baca juga: Rincian Tarif Baru Ojol yang Mulai Berlaku Minggu, 11 September 2022, Pukul 00.00 WIB

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved