Berita Kudus

LPj KONI Kudus Terkait Dana dari APBD 2021 Belum Beres, Persiku Terancam Tak Dapat Modal dari APBD

LPj KONI Kudus sebagai penerima dana dari APBD Kudus, masih belum beres. Ini mempengaruhi kucuran dana dari pemkab kepada Persiku Kudus.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Bupati Kudus HM Hartopo memberi keterangan kepada wartawan seusai peluncuran Persiku Kudus di Alun-alun Simpang Tujuh, Minggu (4/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo mengungkapkan, laporan pertanggungjawaban (LPj) dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus sebagai penerima dana dari APBD Kudus, masih belum beres.

Kondisi ini membuat Pemkab Kudus belum bisa lagi mengucurkan dana bagi KONI, yang satu di antaranya untuk kegiatan Kudus'>Persiku  Kudus.

Hasil audit dari Badan Pengawas Keuangan (BPK), KONI harus mengembalikan dana sekitar Rp 130 juta.

"Ada temuan (BPK), maka dari itu kemarin ditindaklanjuti Inspektorat, sampai saat ini, saya belum berkoordinasi, katanya juga belum selesai."

"Harus ada pengembalian sekitar Rp 130 juta berapa. Ada temuan itu," kata Hartopo seusai peluncuran Persiku Kudus di Alun-alun Simpang Tujuh, Minggu (4/9/2022).

Baca juga: Diguncang Mosi Tidak Percaya dari 36 Pengkab, KONI Kudus Didesak Segera Gelar Musyawaran Luar Biasa

Baca juga: Harga BBM Bersubsidi Dikabarkan Naik Mulai 1 September 2022, SPBU di Kudus Mulai Dijaga Polisi

Berhubung ada yang masih belum beres, kata Hartopo, pihaknya belum bisa menjanjikan pendanaan untuk Kudus'>Persiku  Kudus dalam mengarungi Liga 3.

Sebab, pendanaan untuk Persiku bergantung pada hibah APBD Kudus ke KONI.

"Komitmen anggaran tergantung KONI, KONI sampai sekarang belum setor kami, terkait masalah LPj. Kalau LPj ada, akan kami kondisikan," katanya.

Untuk itu, kata dia, Hartopo berharap, manajemen Kudus'>Persiku  Kudus selalu koordinasi dengan Askab PSSI.

Selain itu, juga menjalin kerja sama dengan sponsor atau pihak lain agar tidak bergantung pada kucuran APBD.

Baca juga: Warga Kudus Mengeluh, Elpiji Tabung 3 Kg Langka dan Mahal. Tembus Rp 25 Ribu Per Tabung

Baca juga: Persiku Kudus Usulkan Anggaran untuk Ikut Liga 3 Jateng, Berapa Besarannya?

Di sisi lain, Ketua Kudus'>KONI  Kudus Imam Triyanto membenarkan adanya temuan BPK atas anggaran yang diterima KONI dari APBD tahun 2021.

Temuan itu merekomendasikan agar ada pengembalian senilai Rp 130 juta karena kegiatan di beberapa bidang yang belum lengkap.

"Satu di antaranya, di bidang hukum dan organisasi karena belum bisa buat SPj yang baik dan benar," katanya.

Perihal temuan BPK, kata Imam, pihaknya akan menindaklanjuti, termasuk pengembalian anggaran akan segera dilakukan. (*)

Baca juga: Tak Diperkuat Dua Pemain Kunci, Persekat Tegal Tak Gentar Tantang Persijap Jepara

Baca juga: Driver Ojol Pati Berharap Kebagian Subsidi Upah dari Pemerintah, Imbas Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

Baca juga: Hari Ini Hari Terakhir! 97 Stan UMKM Makanan Meriahkan Festival Kuliner Banyumas 2022 di GOR Satria

Baca juga: 15 Anak Ikuti Prosesi Potong Rambut Gimbal DCF 2022 Banjarnegara, Ada yang Minta Itik Emas sampai HP

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved