Berita Bisnis

Konsumsi BBM Bersubsidi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok Pertalite dan Solar Aman

Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) memastikan, stok Pertalite dan Solar aman.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Idayatul Rohmah
Sejumlah kendaraan mengantre mengisi BBM di SPBU Kaligawe Semarang, Jumat (8/4/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) memastikan, stok Pertalite dan Solar aman.

Proses distribusi ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) juga berjalan maksimal di tengah meningkatnya konsumsi BBM bersubsidi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, menjaga stok dan penyaluran Pertalite dan Solar menjadi sangat penting mengingat saat ini konsumsinya sekitar 85 persen dari total konsumsi BBM nasional.

"Jadi, saat ini, kondisinya adalah sebuah kombinasi, yakni meningkatnya rata-rata konsumsi harian masyarakat serta tingginya porsi konsumsi Pertalite dan Solar secara nasional."

"Kebutuhan yang sangat besar ini harus diimbangi dengan ketersediaannya, dan Pertamina berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan ini," jelas Irto dalam keterangannya, Minggu (4/9/2022).

Baca juga: Sah, Harga BBM Jenis Pertalite, Pertamax dan Solar Bersubsidi Dinaikkan

Baca juga: Driver Ojol Pati Berharap Kebagian Subsidi Upah dari Pemerintah, Imbas Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

Irto mengatakan, stok Pertalite dan Solar per Jumat (2/9/2022), berada di angka yang aman, Pertalite cukup sampai 18 hari, Solar untuk 20 hari.

Dan saati ini, produksi Pertalite dan Solar terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hari-hari selanjutnya.

Proses produksi mulai dari hilir hingga ketersediaan stok BBM di SPBU juga terus dimonitor melalui Pertamina Integrated Enterprise Data and Center Command (PIEDCC) secara real time.

"Melalui PIEDCC, Pertamina dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam memastikan ketersediaan stok BBM hingga di SPBU."

"Misal, stok di salah satu SPBU sudah menipis, kami bisa mengalihkan distribusi dan menjadikan SPBU itu sebagai prioritas, jadi masyarakat jangan khawatir dan kami imbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan," katanya.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Bansos Rp 24,17 Triliun, Cair Mulai Pekan Ini. Harga BBM Bersubsidi Positif Naik?

Baca juga: Sidang Paripurna DPR Bahas RUU APBN 2023 Diwarnai Penolakan Kenaikan Harga BBM hingga Promosi Capres

Irto juga mengingatkan masyarakat bahwa Pertalite dan Solar merupakan BBM bersubsidi yang ditujukan bagi masyarakat yanga berhak.

Karena itu, Pertamina Patra Niaga akan terus menggandeng seluruh pihak dalam mengawasi peruntukan Pertalite maupun Solar.

"Harapannya, Pertalite dan Solar benar-benar dinikmati masyarakat yang membutuhkan. Jika melihat adanya indikasi penyalahgunaan atau kecurangan, masyarakat dapat melaporkan langsung ke aparat yang berwenang," imbuhnya. (*)

Baca juga: Aksi Polisi Semarang Kejar Pengedar Narkoba Bak Cerita Film. Adang Pakai Motor, Terdengar Tembakan

Baca juga: 1000 Hektare Lahan Terdampak Aturan Sempadan, Petani Rawa Pening Kabupaten Semarang Gelar Demo

Baca juga: LPj KONI Kudus Terkait Dana dari APBD 2021 Belum Beres, Persiku Terancam Tak Dapat Modal dari APBD

Baca juga: Tak Diperkuat Dua Pemain Kunci, Persekat Tegal Tak Gentar Tantang Persijap Jepara

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved