Berita Cilacap

Dua Hari, Polres Cilacap Bekuk 3 Pengedar Sabu dan Obat Psikotropika Tanpa Resep Dokter

Polres Cilacap mengamankan tiga pengedar sabu dan obat-obatan psikotropika bersama barang bukti. Ketiganya kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

ISTIMEWA/Humas Polres Cilacap
Anggota Satres Narkoba Polres Cilacap menunjukkan barang bukti sabu seberat 52,93 gram, dari pengedar berinisial RT yang diamankan di depan Hotel Tanjung Permata, Cilacap, Minggu (21/8/2022). Selain pengedar sabu, polisi juga mengamankan dua pengedar obat psikotropika bersama barang bukti puluhan butir obat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Polres Cilacap mengamankan tiga pengedar sabu dan obat-obatan psikotropika bersama barang bukti.

Ketiganya kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka adalah RT (32), warga Kecamatan Cilaca Selatan, yang ditangkap mengedarkan sabu di depan Hotel Tanjung Permata, Cilacap; S dan R, mengedarkan obat psikotropika tanpa resep dokter, yang diamankan di tempat terpisah, yakni di Jalan Laut Cilacap dan Jalan Kolonel Sugiono Cilacap.

Kasubag Humas Polres Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto mengatakan, RT diamankan Kamis (18/8/2022), sementara S dan R diamankan pada Jumat (19/8/2022).

"Pelaku berinisial RT diamankan di depan Hotel Tanjung Permata Cilacap bersama barang bukti sabu 52,93 gram," jelas Gatot dalam rilis yang diterima, Minggu (21/8/2022).

Baca juga: 95 Tim Meriahkan Karnaval Pembangunan HUT RI di Kecamatan Majenang Cilacap, Berikut Foto-fotonya

Baca juga: Tiga Ruang Karaoke di Central Guest House Cilacap Terbakar, Kerugian Mencapai Rp200 Juta

Baca juga: Kronologi Geng Motor Cilacap Bikin Onar di Banyumas, Berawal dari Nongkrong Bareng di Pinggir Jalan

Gatot mengatakan, sabu tersebut dikemas dalam 48 bungkus plastik klip.

"Sampai saat ini penyidik masih mendalami siapa yang menyuplai narkotika ini kepada para pelaku," imbuhnya.

RT bakal dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Sementara, dari tangan S dan R, petugas mengamankan puluhan obat psikotropika berbagai merek, juga uang hasil penjualan obat-obatan tersebut.

"Selain obat-obatan, barang pribadi milik keduanya berupa dompet dan HP juga telah diamankan. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Cilacap," imbuh Gatot.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 196 jo, Pasal 95 ayat (2) dan ayat (3), subsider Pasal 198 Jo Pasal 108, UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 622 Undang-undang RI No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Selama Agustus ini, Gatot mengatakan, Sat Narkoba Polres Cilacap telah mengungkap lima kasus peredaran obat dan psikotropika. (*)

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Minggu 21 Agustus 2022: Turun Rp 2.000 Per Gram

Baca juga: Rektor Unila Terjaring OTT KPK Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru. Uang Suap Jadi Deposit dan Emas

Baca juga: Penonton Histeris, Denny Caknan Hibur Warga Purbalingga di Konser Kemerdekaan

Baca juga: Kemenkes Umumkan Satu Kasus Cacar Monyet di Indonesia, Pasien Harus Dikarantina Tiga Pekan

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved