Berita Nasional

Kemenkes Umumkan Satu Kasus Cacar Monyet di Indonesia, Pasien Harus Dikarantina Tiga Pekan

Seorang pria berusia 27 tahun dari DKI Jakarta terkonfirmasi positif cacar monyet. Ini merupakan kasus pertama yang tercatat ditemukan di Indonesia.

Editor: rika irawati
SHUTTERSTOCK via Kompas.com
Ilustrasi Cacar Monyet. Kementerian Kesehatan mengumumkan satu kasus cacar monyet terjadi pada pasien pria berumur 27 tahun dari DKI Jakarta. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang pria berusia 27 tahun dari DKI Jakarta terkonfirmasi positif cacar monyet. Ini merupakan kasus pertama yang tercatat ditemukan di Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril mengatakan, pasien mengalami sejumlah gejala sebelum akhirnya terdiagnosis cacar monyet pada Jumat (19/8/2022) malam.

"Dengan gejala tanggal 14 (Agustus) itu ada demam, kemudian juga ada pembesaran kelenjar. Tapi, keadaannya baik, artinya tidak sakit berat," kata Syahril dalam konferensi pers, Sabtu (20/8/2022).

Baca juga: Waspada! Kasus Cacar Monyet di Singapura Tembus 15 Kasus. Semua Pasien, Pria

Baca juga: Cegah Cacar Monyet, Dinkes Kota Semarang Minta Warga Hati-hati Kontak dengan Hewan yang Flu

Bagaimana gejala cacar monyet dan cara pencegahannya?

Gejala penyakit cacar monyet

Secara garis besar, gejala cacar monyet terbagi menjadi dua, yakni pada periode masa invasi selama 0-5 hari dan masa erupsi 1-3 hari.

1. Gejala cacar monyet masa invasi

  • Demam tinggi
  • Sakit kepala berat
  • Kelenjar getah bening bengkak
  • Nyeri otot
  • Lemas

2. Gejala cacar monyet masa erupsi

Muncul ruam-ruam pada kulit, terutama di area wajah, kaki, telapak tangan, alat kelamin, serta selaput lendir mata.

Awalnya, ruam ini berupa lesi, bercak, atau bintik kemerahan yang muncul selama 24 jam.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved