Berita Kendal

Berawal dari Telepon Asing, Latif Temukan Temannya Tewas Penuh Luka Tusuk di Gapura Krajan Kendal

Bagus Prasetiyo Wisodo ditemukan tewas bersimbah darah di gapura Kampung Krajan, Kecamatan Plantaran, Minggu (14/8/2022) pukul 04.30 WIB.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Dok Satreskrim Polres Kendal
Sejumlah warga dan polisi mendatangi lokasi penemuan pemuda penuh luka tusuk dan sabetan senjata tajam di gapura masuk perkampungan Dusun Krajan, Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Minggu (14/8/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Bagus Prasetiyo Wisodo (20), pemuda asal Dusun Jayengan, Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, ditemukan tewas bersimbah darah di gapura Kampung Krajan, Kecamatan Plantaran, Minggu (14/8/2022) pukul 04.30 WIB.

Jasad Bagus ditemukan dengan sejumlah luka sabetan senjata tajam di bagian kepala dan beberapa luka tusukan di punggung.

Sejumlah warga menduga, Bagus merupakan korban penganiayaan yang diperkirakan terjadi pada Minggu dini hari.

Jasad Bagus ditemukan Afdhol Latif (22), yang merupakan teman korban.

Baca juga: Persik Kendal Buka Seleksi Pemain, Ini Ketentuannya

Baca juga: Hindari Ban, Truk Trailer Bermuatan Semen Tabrak Rumah di Jalan Pantura Kendal

Kepada polisi, Latif mengaku menerima telepon dari nomor Bagus, pada Minggu subuh.

Dia kaget ketika penelepon bukan Bagus namun seseorang yang memberitahu bahwa Bagus tergeletak penuh luka di gerbang masuk Kampung Krajan.

Mengetahui kabar tersebut, Latif bergegas menuju lokasi dan mendapati korban tak sadarkan diri, bersimbah darah dengan beberapa luka serius.

Seketika, dia membawa Bagus ke fasilitas kesehatan terdekat dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kaliwungu.

"Si penelepon hanya bilang, segera bawa ke rumah sakit," terangnya kepada petugas.

Warga sekitar, Munaroh, mengaku sempat mendengar suara keramaian dekat rumahnya pada waktu subuh.

Namun, dia tidak berani keluar karena terdengar suara orang meminta tolong untuk dibantu ke rumah sakit.

"Saya dengar suara ramai, ada yang teriak meminta tolong. Dan ada yang mengatakan, cepat dibawa ke rumah sakit, jadi enggak berani keluar," jelasnya.

Baca juga: Sebelum Mengakhiri Hidupnya, Ini Yang Disampaikan Kopda Muslimin kepada Orangtuanya di Kendal

Baca juga: Capaian Vaksinasi Booster Kendal Baru 21 Persen, Dinkes: Susah Menggerakkan Masyarakat

Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Agus Budi Yuwono menegaskan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah jasad korban berhasil dievakuasi.

Agus mengatakan, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Darul Istiqomah Kaliwungu namun sesampai di rumah sakit, korban dinyatakan sudah meninggal.

Saat ini, lanjut dia, Satreskrim Polres Kendal sedang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi untuk mengumpulkan bukti-bukti di lapangan.

"Kasus ini berawal dari laporan warga ke pihak kepolisian, kemudian kami tangani dengan olah TKP."

"Kami masih memeriksa saksi untuk mendalami motif dan modus dugaan penganiayaan ini," terangnya. (*)

Baca juga: Pemuda Gembong Bikin Motor Listrik, Diharapkan Jadi Langkah Awal Purbalingga Jadi Produsen

Baca juga: Seorang Pemain Sepakbola di Sukabumi Tewas Tersambar Petir, Pertandingan Baru Berjalan 15 Menit

Baca juga: Tradisi Muharram di Karanganyar: Sambil Lempar Apem, Warga Jatipuro Ucapkan Wahyu Kliyu

Baca juga: Bupati Pemalang Terkena OTT KPK, Pengamat Politik Unsoed Purwokerto: Alasan Balik Modal Paling Kuat

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved