Berita Kendal

Capaian Vaksinasi Booster Kendal Baru 21 Persen, Dinkes: Susah Menggerakkan Masyarakat

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Kendal, Parno mengatakan, realisasi vaksinasi booster baru tercapai 21 persen dari total sasaran.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
ILUSTRASI. Petugas Puskesmas Kendal 2 melakukan vaksinasi Covid-19 kepada ibu hamil, Jumat (17/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal, Parno mengatakan, realisasi vaksinasi booster baru tercapai 21 persen dari total sasaran.

Menurut dia, angka ini masih cukup rendah mengingat pemerintah daerah ditarget bisa menyuntikkan vaksin dosis lanjutan, minimal 30 persen dari total sasaran.

Parno menyebut, minat masyarakat melakukan vaksin booster terus menurun.

Pihaknya mengaku kesulitan mendongkrak capaian vaksinasi booster meskipun sudah mengerahkan tenaga medis di 30 kecamatan yang ada di Kendal.

"Sekarang baru 21 persen karena memang sangat susah menggerakkan masyarakat. Mereka cenderung vaksin booster kalau ada maunya saja," terangnya, Minggu (17/7/2022).

Baca juga: Terdesak Bayar Kos, Pemuda asal Boja Kendal Begal Ojol di Kota Semarang. Beraksi Dibantu Kekasih

Baca juga: Harga Cabai Merah Besar di Pasar Kendal Bertahan Tinggi, Tembus Rp 90 Ribu Per Kilogram

Parno menegaskan, pelayanan vaksin booster bagi masyarakat Kendal terus dibuka setiap hari di semua puskesmas yang ada.

Selain itu, lanjut dia, tenaga medis juga berupaya melakukan jemput bola langsung ke sasaran dengan pelayanan gratis.

Beberapa inovasi, semisal vaksinasi booster sembari pengambilan jatah BLT, juga sudah dilakukan.

Parno memastikan bahwa stok vaksin saat ini masih aman.

Dengan itu, dia mendorong semua lapisan mulai dari OPD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat untuk membantu warga agar bisa mendapatkan vaksin booster.

"Saat ini, sasaran vaksin booster untuk 18 tahun ke atas. Kami mohon dukungan dari semua pihak untuk mendorong realisasi capaian vaksinasi booster untuk kesehatan kita bersama juga," tegasnya.

Baca juga: Cegah PMK, Pedagang Sapi di Kendal Jual Hewan Kurban secara Daring: Kirim Foto dan Perkiraan Berat

Baca juga: Berbekal Kunci L, Warga Batang dan Kendal Bobol Toko dan Gondol Rokok Puluhan Bungkus

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kendal, angka kasus Covid-19 di Kendal hingga Sabtu (16/7/2022), sebanyak 7 kasus.

Jumlah ini mengalami peningkatan liima kasus dalam empat hari terakhir.

Dari kasus yang ada, ditemukan di enam kecamatan. Meliputi, Kecamatan Plantungan, Sukorejo, Patean, Weleri, Kota Kendal, dan Patebon. (*)

Baca juga: Berbagi Angka 1-1 saat Bertemu Persipa Pati, Pelatih PSIS Semarang Tetap Puas. Kok Bisa?

Baca juga: Peringati Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia Purbalingga, Bupati Tiwi Minta Bidan Jaga Kekompakan

Baca juga: Gagal PPDB SMA Negeri Jalur Afirmasi, Yatim Piatu dari Semarang Ini Khawatir Tak Mampu Biaya Swasta

Baca juga: FKDT Kota Semarang Tolak Lima Hari Sekolah, Khawatir Ganggu Anak Belajar Agama di Madrasah Diniyah

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved