Berita Solo

Anggota Paspampres Pukul Sopir Truk di Solo, Gibran Geram: Saya Tidak Terima!

Mengetahui hal ini, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka pun geram karena warganya menjadi sasaran bogem mentah Paspampres.

TribunSolo.com/Iqbal Fathurrizky
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Gibran geram mengetahui seorang warganya yang merupakan sopir truk di Solo terkena pukulan dari seorang anggota Paspampres. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang anggota Paspampres dikabarkan memukul sopir truk di Solo.

Aksi Paspampres ini pun ramai di media sosial Twitter yang dibagikan oleh akun txtdrberseragam.

Mengetahui hal ini, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka'> Gibran Rakabuming Raka pun geram karena warganya menjadi sasaran bogem mentah Paspampres.

Akun Twitter mencuitkan bahwa sopir truk yang dipukul adalah ayahnya.

Baca juga: Rumah Warna Hijau Masih Tegak di Dekat Proyek Tol Solo-Yogya di Klaten, Pemilik Belum Sepakati Harga

Dalam postingan itu, dia menceritakan bahwa ayahnya telah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari oknum Paspampres.

Akun tersebut menceritakan kejadian bermula ketika mobil Paspampres yang menerobos lampu lalu lintas di Simpang Manahan, Solo, menyerempet truk yang dikemudikan ayahnya.

Sadar terjadi benturan, kedua mobil yang dikendarai Paspampres dan korban pun berhenti.

Sopir truk turun begitu pula dengan anggota Paspampres yang berseragam dinas.

Baca juga: Pantes Mampir Brebes, 3 Personel Dream Theater Pilih Naik Sleeper Bus dari Jakarta Menuju Solo

Anggota Paspampres yang berjumlah 3 orang itu langsung memukul sopir truk. 

Usai memukul, oknum Paspampres itu meminta ganti rugi kepada sopir truk karena lampu depan mobil yang dikendarai pecah.

Selain itu, anggota Paspampres juga menyita SIM milik sopir truk tersebut.

Sedangkan truk juga mengalami kerusakan pada bagian belakang. 

Baca juga: Kloter Terakhir Tiba Kamis, Embarkasi Solo Catat Ada 18 Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci

Mengetahui hal tersebut, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka'> Gibran Rakabuming Raka pun memanggil seorang anggota Paspampres bernama Haris Misbah yang menjadi pelaku pemukulan tersebut.

"Saya tidak terima warga saya digitukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved