ASEAN Para Games 2022

Raih Juara Umum dengan 174 Emas, Nominal Bonus Atlet ASEAN Para Games Bakal Sama dengan SEA Games

Indonesia menjadi juara umum ASEAN Para Games 2022 di Solo. Pemerintah siap mengguyur para atlet berprestasi dengan bonus.

Editor: rika irawati
TribunSolo.com/Agil Tri
Kemeriahan penutupan ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (6/8/2022) malam. Penampilan seni budaya dan pesta kembang api menjadi penghibur dalam acara penutupan yang dilakukan langsung Presiden Joko Widodo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO – Indonesia menjadi juara umum ASEAN Para Games 2022 di Solo. Pemerintah pun berjanji mengguyur para atlet peraih medali, dengan bonus yang nilai nominalnya tak akan dibedakan dengan atlet SEA Games yang berlaga tahun lalu.

Penutupan ASEAN Para Games 2022 berlangsung di Stadion Manahan SOlo, Sabtu (6/8/2022) malam.

Secara keseluruhan, Kontingen Merah Putih mengantongi 425 medali. Terdiri dari 175 emas, 144 perak, dan 106 perunggu.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan, perolehan medali tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang keikutsertaan Indonesia dalam multievent olahraga disabilitas Asia Tenggara ini, sejak 2001.

"Ini merupakan jumlah medali emas terbanyak yang dihasilkan sepanjang keikutsertaan Indonesia di event ini, sejak pertama kali dilangsungkan di 2001 lalu, di Kuala Lumpur, Malaysia," kata Zainudin, dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Sejumlah Atlet ASEAN Para Games Dinyatakan WO, Tak Bisa Tanding karena Positif Covid

Baca juga: Pecahkan Rekor Pribadi! Atlet Para-Atletik Asal Ciberung Banyumas Sapto Sabet Emas di Lari 200 Meter

Baca juga: Dukung Atlet Para Swimming, Ganjar: Semangatnya Luar Biasa

Zainudin menambahkan, perolehan medali emas ini juga melampaui target yang ditetapkan, 104 emas.

Perihal pemberian bonus kepada atlet peraih medali di ASEAN Para Games 2022, Zainudin memastikan, nominal yanga diberikan tak akan berbeda dengan atlet berprestasi di SEA Games 2020.

"Oh iya, bapak Presiden Joko Widodo memperlakukan kesetaraan, baik atlet-atlet olimpik dan paralimpik," ucap Zainudin di venue cabor Football CP, dikutip dari BolaSport.com.

"Bisa ditanyakan kepada mereka, bagaimana rasanya. Baru sekarang ada kesetaraan antara atlet olimpik dan paralimpik," katanya menambahkan.

Pernyataan Zainudin Amali juga dipertegas Chandra Bhakti, selaku Deputi 4 Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora.

Baca juga: Kondisi Terkini Kebakaran RSJD Solo yang Menewaskan 2 Pasien, Polisi Periksa 5 Saksi

Baca juga: Dua Pasien RSJD Solo Tewas dalam Kebakaran di Ruang Puntadewa, Saat Kejadian sedang Diisolasi

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved