Berita Blora

Dipastikan Peninggalan PD II, Bom Pesawat Aircraf Temuan di Blora Diledakkan di Hutan Polaman

Benda diduga mortir yang ditemukan di Desa Patalan, Kecamatan Blora, Sabtu (6/8/2022), dipastikan bom pesawat aircraft.

Editor: rika irawati
tribunbanyumas.com/ahmad mustakim
Bom seberat 50 kilogram berbentuk mirip martil ditemukan Kumaidi warga RT 002 RW 007 Dukuh Karang Legi, Desa Patalan, Kecamatan/ Kabupaten Blora di persawahan dekat pemukiman warga pada Sabtu (6/8/2022). Bom pesawat aircraft ini akhrinya dimusnahkan lewat cara diledakkan, Minggu (7/8/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Benda diduga mortir yang ditemukan di Desa Patalan, Kecamatan Blora, Sabtu (6/8/2022), dipastikan bom pesawat aircraft.

Bahan peledak itu kemudian diledakkan (disposal) tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Jawa Tengah untuk mencegah kejadian tak diinginkan.

Pemusnahan tersebut dilakukan di Hutan Polaman, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Minggu (7/8/2022).

"Jenis bom pesawat aircraft, yang jelas peninggalan Perang Dunia Kedua, kalau enggak zaman (kolonial) Jepang, ya Belanda," jelas Kasubden Jibom Gegana Satbrimob Polda Jawa Tengah, Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Huda seusai pemusnahan.

Baca juga: Benda Menyerupai Rudal Kecil Seberat 50 Kg Ditemukan di Areal Persawahan Dekat Permukiman Blora

Baca juga: Ini Profil Irjen Syahar Diantono, Kadiv Propam Pengganti Ferdy Sambo, Duet Blora di Bareskrim Pisah!

Terdapat dua kali ledakan dalam pemusnahan bom pesawat tersebut.

Suara ledakan kedua lebih kencang daripada ledakan yang pertama.

Dia mengimbau masyarakat segera melaporkan ke pihak berwenang setelah menemukan benda mencurigakan yang dapat meledak.

"Ya, kami minta, kalau menemukan barang seperti itu kalau bisa jangan diangkat-angkat atau biarkan di tempat saja, enggak diopeni karena barang itu sangat berbahaya, bisa didengarkan suaranya seperti itu, tidak sepenuhnya meledak, kalau dalam kondisi utuh, ledakannya lebih dari itu, bisa dua atau tiga kali lipat dari tadi," terang dia.

Dengan adanya pemusnahan benda tersebut, tentu saja dapat meminimalkan peristiwa-peristiwa yang tidak diinginkan.

"Sehingga, kalau tidak dimusnahkan, akan membahayakan masyarakat atau warga sekitar yang menemukan barang seperti itu," terang dia.

Baca juga: Mbah Suro Nginggil, Hutan Pertapaan, Jatuhnya Pesawat T-50i Golden Eagle Di Blora

Baca juga: Warga Desa Nginggil Dengar Ledakan dari Lokasi Jatuhnya Pesawat di Blora

Diberitakan, masyarakat Blora, Jawa Tengah, dihebohkan penemuan benda mirip mortir di Desa Patalan, Kecamatan Blora, Sabtu (6/8/2022).

Benda tersebut pertama kali ditemukan Kumaidi (36), yang penasaran dengan cerita orang-orang terdahulu tentang adanya rudal di tempat tersebut.

"Ya, pernah ada cerita dari pejuang dulu, disimpan di situ, kemudian iseng-iseng saya cari di situ," ucap dia saat ditemui wartawan di lokasi.

Bermodalkan alat pendeteksi logam, ia menemukan benda yang diduga dapat meledak tersebut dengan kedalaman sekitar 70 sentimeter.

Benda tersebut diperkirakan mempunyai berat sekitar 50 kilogram dan panjang kurang lebih 70 sentimeter.

"Awal mulanya iseng-iseng. Nah, dari cerita mbah-mbah dulu, ya terus iseng-iseng mencari. pukul 09.00 tadi menemukan benda ini di sekitar makam, dekat pemukiman warga," kata dia.

Setelah menemukan benda tersebut, Kumaidi kemudian melaporkannya ke pihak yang berwajib. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dianggap Membahayakan, Bom Pesawat yang Ditemukan di Blora Diledakkan".

Baca juga: KPU Terima Pendaftaran 13 Parpol untuk Pemilu 2024, Berkas Empat Parpol Masih Belum Lengkap

Baca juga: Rembang Penghasil Kopi di Purbalingga, Ini Keunggulan Kopi dari Tanah Kelahiran Jenderal Soedirman

Baca juga: Diterpa Isu Selingkuh, Bek PSIS Dewangga Banjir Dukungan. Aksi Sujud di Stadion Dipuji Suporter

Baca juga: Dipanggil Anak Majikan Tak Menjawab, ART di Tegalreja Cilacap Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved