Berita Bisnis

Harga Elpiji Nonsubsidi Naik, Ini yang Dilakukan Pertamina Cegah Migrasi Pengguna ke Elpiji 3 Kg

Pertamina mengantisipasi lonjakan permintaan elpiji 3 kg sebagai imbas kenaikan harga elpiji nonsubsidi 5,5 kg dan 12 kg.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa/Dok Pertamina
Petugas menyiapkan elpiji di SPBE yang akan didistribusikan ke sejumlah wilayah. Pertamina memastikan, pasokan BBM dan Elpiji bagi warga di Jepara dan Kudus yang mengalami banjir, tak terganggu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pertamina mengantisipasi lonjakan permintaan elpiji 3 kg sebagai imbas kenaikan harga elpiji nonsubsidi 5,5 kg dan 12 kg.

Pertamina pun berkoordinasi dan meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan daerah mengawasi agar tak terjadi migrasi pengguna elpiji nonsubsidi ke elpiji subsidi 3 kg.

Senior Supervisor Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Marthia Mulia Asri mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Satgas Pangan daerah untuk memastikan elpiji subsidi tepat sasaran.

"Kami terus berkoordinasi dengan tim satgas, semisal Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, supaya kuota elpiji tetap terpenuhi sampai akhir tahun," ungkap Thia, sapaannya, Selasa (12/7/2022).

Baca juga: Pemerintah Naikkan Harga Elpiji Bright Gas. Ini Harga Terbaru Gas 5,5 Kg dan 12 Kg

Baca juga: Subsidi BBM dan Elpiji Bakal Diganti Menjadi Sistem Tertutup, Apa Dampaknya?

Diberitakan sebelumnya, Pertamina menaikkan harga elpiji nonsubsidi mulai Minggu (10/7/2022).

Thia mengatakan, kenaikan harga elpiji ini dipicu kenaikan harga elpiji dunia.

Karenanya, pihaknya memperkirakan adanya migrasi pengguna elpiji.

Mengingat kuota elpiji di masing-masing daerah berbeda, lanjut Thia, maka semuanya diawasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Lewat koordinasi dengan tim satgas, sekaligus melakukan pengawasan supaya tetap kondusif.

"Kalau untuk stok gas elpiji sendiri, alhamdulillah, aman."

"Sementara, untuk di Jateng, belum lama ini, kami menambah lokasi terminal elpiji di daerah Rembang. Tujuannya, supaya di Jateng, stok elpiji aman terkendali."

"Termasuk, kuota penyaluran baik elpiji subsidi dan nonsubsidi, semuanya aman," ujarnya. (*)

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Rabu 13 Juli 2022: Rp 1.001.000 Per Gram

Baca juga: Di depan Ganjar, Siswa Baru SMKN Jateng Senang Bisa Sekolah Berasrama dan Serba Gratis

Baca juga: Oknum Direktur PDAM Solo Cabuli Siswa SMA, Modus Usir Makhluk Halus

Baca juga: Warga Tuntut Hotel Rodamas Purwokerto Penuhi Janji, Buntut Tamu Hotel Buang Kondom di Permukiman

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved