Berita Batang
Alhamdulillah, 5 dari 9 Nama Calon Siswa Baru SMAN 1 Batang Kembali Setelah Hilang dari Jurnal PPDB
Nasib siswa yang namanya mendadak hilang dalam jurnal zonasi PPDB online SMAN 1 Batang akhirnya menemukan kejelasan di menit-menit akhir penutupan.
Penulis: dina indriani | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Nasib siswa yang namanya mendadak hilang dalam jurnal zonasi PPDB online SMAN 1 Batang akhirnya menemukan kejelasan di menit-menit akhir penutupan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah akhirnya memutuskan mengembalikan hak 5 calon peserta didik (CPD) dari 9 orang yang namanya hilang dalam jurnal zonasi PPDB online SMAN 1 Batang.
Keputusan pengembalian nama calon peserta didik SMAN 1 Batang itu dilakukan setelah Disdikbud Jateng menggelar rapat dengan Ombudsman, Inspektorat, Telkom dan Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah.
Sebelumnya, para orangtua siswa telah menemui ejabat di Disdikbud Jateng kemudian juga bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk mempertanyakan permasalahan tersebut.
Baca juga: Diduga Ada Peretasan, Nama 9 Calon Siswa Baru SMA Negeri 1 Batang Tiba-tiba Hilang dari Jurnal PPDB

Baca juga: Bertemu Ganjar, Orangtua Kini Tunggu Nasib Kasus Nama 9 Peserta PPDB SMAN 1 Batang Hilang Misterius
"Ada dua hal pokok dalam keputusan itu.
Di antaranya, CPD harus dikembalikan haknya dan masalah ini bukan masalah ranah hukum tetapi masalah administratif," tutur Kepala SMAN 1 Batang, Sukalim kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (8/7/2022).
Lebih lanjut, secara resmi yang mengadu hilangnya nama dari jurnal PPDB ada sebanyak delapan orang dan satu orang mengadu tapi tidak secara resmi, dan sudah mendapat sekolah di SMAN 3 Pekalongan.
"Dari aduan yang kami terima ada 8.
Dua anak sudah kami akomodasi di sini, satu anak sudah masuk di SMAN 3 Pekalongan sehingga hanya lima anak yang dikembalikan hak CPD-nya," ungkapnya.
Baca juga: Berbekal Kunci L, Warga Batang dan Kendal Bobol Toko dan Gondol Rokok Puluhan Bungkus
Dikatakannya, meski sudah dikembalikan hak CPD-nya lima anak tersebut tidak serta merta bisa diterima secara otomatis tapi tetap melalui tahapan sesuai petunjuk dari Disdikbud Jateng.
"Secara teknis kami belum dijelaskan, tapi itu sudah diakomodasi dulu mudah-mudahan nanti teknis untuk data pokok pendidikan (Dapodik)-nya yang bertanggung jawab Disdikbud Jawa Tengah," imbuhnya.
Sukalim menyatakan hilangnya nama CPD PPDB Online di jalur zonasi karena kesalahan manusia atau human error.
"Human error itu bisa dari anak-anak yang main-main atau salah pencet ketika panik di menit-menit akhir penutupan PPDB online.
Tapi untuk membuktikan pengakuan itu sulit karena berbagai kemungkinan juga bisa muncul yang hubungannya dengan sistem otomatis itu," terangnya.
Baca juga: Ssssttt! Lee Minho Nikahi Gadis Batang Jawa Tengah. Beri Mahar Apartemen hingga Berlian 15 Gram
Adapun dalam jejak digital yang menghilangkan 9 CPD PPDB online itu diketahui IP adress yang sama, dan saat ini masih kesulitan untuk membuktikannya.