Kecelakaan Lalu Lintas

Marak Kecelakaan Lalu Lintas dan Banyak Korban Jiwa, Senator DPD RI: Jangan Hanya Salahkan Sopir!

Dalam dua hari terakhir ini banyak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal dan jatuh banyak korban jiwa.

DOKUMENTASI ABDUL KHOLIK
Anggota DPD RI, Abdul Kholik merespon terkait banyaknya kecelakaan lalu lintas yang menelan banyak korban jiwa di jalan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dalam dua hari terakhir ini banyak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal dan jatuh banyak korban jiwa.

Misalnya, kecelakaan lalu lintas yang dialami anak-anak sekolah dasar yang tengah berdarmawisata.

Terakhir, terjadi lagi kecelakaan beruntun di jalan tol akibat rem bus mengalami blong.

Hal ini bisa dikatakan bahwa lalu lintas di jalan raya sudah darurat akibat munculnya berbagai aksi kecelakaan.

Baca juga: Jateng Selatan Punya Potensi Besar Bidang Maritim, Anggota DPD RI: Cukup dari Tanjung Intan Cilacap

Jika tidak diatasi maka jalan raya berpotensi menjadi salah satu penyumbang peristiwa angka korban kematian.

Senator DPD RI, Abdul Kholik mengingatkan munculnya berbagai kecelakaan maut bus tidak hanya jadi tanggung jawab sopir semata.

Ini karena terkait dengan faktor penyebab yang sesungguhnya berasal dari berbagai pihak lain, misalnya para pemangku kepentingan pengolaan lalu lintas jalan.

''Sopir bus terlihat hanya sebagai korban semata.

Pihak lain yakni perusahaan bus, lembaga pemberian operasional perizinan, lembaga pengawasan lalu lintas jalan, dan instansi penegak hukum harus bertanggung jawab juga.

Sebab, sejatinya berlalu lintas itu cermin budaya masyarakat sekaligus manajemen pemerintahan,'' kata Abdul Kholik dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/7/2022).

Baca juga: Miliki Banyak Lembaga Keuangan Mikro, Jateng Jadi Tempat Belajar Komite IV DPD RI

Kholik menuturkan, agar kasus kecelakaan maut tidak terus terjadi semua pihak harus melakukan revolusi perilaku berlalu lintas.

Pemerintah sebagai regulator dan pemberi izin harus bertanggung jawab mengurai dan mengatasi masalah ini.

Sehingga beban kesalahan jangan hanya dilimpahkan kepada sopir bus semata.

''Ingat selama ini bila terjadi kecelakaan dan sopir sudah ditindak, seolah-olah masalah sudah selesai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved