Menpan RB Tjahjo Kumolo Wafat

Di Mata Keluarga, Manpan RB Tjahjo Kumolo Dinilai Punya Jiwa Sosial Tinggi

Di mata keluarga, Menpan-RB Tjahjo Kumolo dikenal sebagai sosok yang memiliki jiwa sosial tinggi.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/IWAN ARIFIANTO
Keponakan Tjahjo Kumolo, Adrin Rachmatsyah, membersihkan foto almarhum di rumahnya di Jalan Citarum Utara Nomor 16, Kelurahan Mlatiharjo, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Jumat (1/7/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Di mata keluarga, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo dikenal sebagai sosok yang memiliki jiwa sosial tinggi.

Politisi senior dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu tutup usia, Jumat (1/7/2022).

"Pakdhe itu suka nolong, gak tegaan orangnya," kata Adrin Rachmatsyah (27), keponakan Thajo Kumolo, di Semarang, Jumat.

Baca juga: KABAR DUKA, Menpan RB Tjahjo Kumolo Tutup Usia. Dua Pekan Jalani Perawatan di Rumah Sakit

Baca juga: Didominasi Warna Merah, Rumah Masa Kecil Menpan RB Tjahjo Kumolo di Kota Semarang

Adrin merupakan anak dari adik perempuan Tjahjo Kumolo.

Saat ini, Adrin tinggal di rumah yang dulunya ditempati Tjahjo Kumolo di Kota Semarang.

Adrin mengaku mendapatkan kabar berpulangnya Tjahjo sekitar pukul 11.10 WIB.

Kerabat dari Jakarta yang mengabarinya.

"Saya tahu habis jumatan, saat buka handphone," terangnya.

Menurut Adrin, sebelum meninggal, Tjahjo sempat mengalami sakit infeksi paru dan diabetes.

Ia kurang paham berapa lama pakdhenya tersebut dirawat di rumah sakit.

"Pemakaman, informasinya di Jakarta. Detailnya, saya kurang tahu sebab keluarga Jakarta yang mengurus," ungkapnya.

Baca juga: Ada 7.190 Aduan Jalan Rusak di Jateng, Sebagian Telah Selesai Dikerjakan, Ini Data Lengkapnya!

Baca juga: Proyek Tol Semarang-Demak Capai 85 Persen, Uji Coba Direncanakan November 2022

Pihak keluarga Semarang terakhir berkomunikasi secara langsung dengan almarhum, sebulan lalu.

Tjahjo sempat mampir ke rumah Adrin di Jalan Citarum Utara Nomor 16, Mlatiharjo, Semarang Timur.

"Kalau via online, terakhir WA-nan tanggal 8 Juni lalu."

"Saya, ketika itu, hanya ngabari sedang berziarah ke makam ibu atau adik perempuan almarhum," ujarnya. (*)

Baca juga: Mantan Manajer Kelab Malam di Kota Semarang Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Pemilik Cium Bau Busuk

Baca juga: Puskesmas Juwiring Klaten Punya Inovasi Tekan Angka Stunting: Juwita 1000 Harta

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved