Berita Banyumas
Akibat Hujan Deras, Lumbir Banyumas Dikepung Bencana Alam
Hujan dengan intensitas tinggi hampir mengguyur seluruh wilayah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada Minggu (26/6/2022) sore.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: mamdukh adi priyanto
- Sejumlah bencana melanda Lumbir Banyumas
- Jalan nasional Bandung-Banyumas juga terendam banjir
- 2 titik banjir, di grumbul Butulan dan grumbul Lumbir
- Rendam puluhan rumah dan beberapa tanggul sawah jebol
- Sekitar 17 hektar areal persawahan milik warga juga tergenang banjir
- Empat unit rumah warga juga ikut tergerus banjir
- Bencana tanah longsor total ada 5 titik
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Hujan dengan intensitas tinggi hampir mengguyur seluruh wilayah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada Minggu (26/6/2022) sore.
Akibatnya berbagai bencana alam terjadi di wilayah Kabupaten Banyumas.
Desa yang ikut terdampak adanya cuaca ekstrem ini yaitu Desa Lumbir, Kecamatan Lumbir, Banyumas.
Kepala Desa Lumbir, Suwarjo menuturkan bahwa hujan deras tersebut menyebabkan terjadinya banjir, tanah longsor, pondasi ambrol dan juga putusnya sebuah jembatan.
Baca juga: Seratusan Penggemar Ayam Pelung Ikuti Laber di Curug Song Banyumas, Lombakan Tiga Kategori
Suwarjo mengatakan, penyebab terjadinya berbagai bencana di wilayah Desa Lumbir tak lain karena hujan deras yang mengguyur wilayahnya sejak Minggu siang.
"Hujan deras mulai mengguyur Desa Lumbir sekitar jam 1 siang," kata Suwarjo kepada Tribunbanyumas.com, Senin (27/6/2022).
Berdasarkan data Pemerintah Desa Lumbir, hingga Senin (27/6/2022) siang terdapat 2 titik banjir, yaitu ada di grumbul Butulan dan grumbul Lumbir.
Banjir sempat merendam puluhan rumah dan membuat beberapa tanggul sawah jebol.
"Sekitar 17 hektar areal persawahan milik warga juga tergenang banjir," kata Suwarjo.
Baca juga: Puluhan Motor Terjaring Razia Knalpot Brong di Banyumas. Polisi Tilang 38 Pengendara
Selain itu, empat unit rumah warga juga ikut tergerus banjir akibatnya pondasi rumah mereka ambrol.
Kemudian untuk bencana tanah longsor total ada 5 titik, 4 titik diantaranya menimpa rumah warga dan 1 titik menutup sebagian jalan kabupaten.
"Yang longsor menutup jalan itu di grumbul Pangawaren," kata Suwarjo.
Imbas lainnya yaitu putusnya sebuah jembatan penghubung desa.
Jembatan yang menghubungkan wilayah RT 001 RW 002 Desa Lumbir dengan Desa Kedunggede diketahui putus karena banjir.
Baca juga: Berawal dari Temuan di Sungai, Pemuda di Binangun Banyumas Sukses Budi Dayakan Lobster Air Tawar
Sementara itu, pihak BPBD Banyumas sudah datang ke lokasi kejadian untuk melakukan monitoring.
Pihaknya juga memberikan bantuan berupa 500 buah karung serta bantuan logistik lainnya.
Bantuan dari BPBD Banyumas tiba ke Desa Lumbir pada Senin (27/6/2022) pagi.
"Kami mendapat bantuan 500 buah karung, nantinya untuk penanggulangan bencana khususnya untuk di sawah, karena banyak tanggul yang jebol, juga untuk di permukiman warga," jelasnya.
Baca juga: Banjir di Lumbir Banyumas Akibatkan Arus Lalu Lintas Bandung-Banyumas Tersendat
Seperti yang diketahui bahwa Banjir yang melanda Desa Lumbir sempat membuat arus lalu lintas di jalur selatan tersendat.
Bahkan ratusan kendaraan mengekor kurang lebih sepanjang 3 kilometer selama 3 jam hingga banjir mulai surut.
Kemudian tanah longsor yang menimpa sebagian bahu jalan kabupaten di grumbul Pangawaren juga menyebabkan arus lalu lintas sedikit tersendat.
Warga sekitar mengatasinya dengan melakukan upaya buka tutup jalan. (*)
Baca juga: Lolos Passing Grade tapi Belum Diangkat, Ribuan Guru Honorer Banyumas Minta Formasi PPPK Diperbanyak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/banjir-lumbir-banyumas.jpg)