Berita Tegal

Mantan Wali Kota Tegal Ikmal Jaya Bebas Bersyarat dari Penjara

Mantan Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I atau Lapas Kedungpane Semarang, Senin (20/6/2022)

tribunbanyumas.com/m zainal arifin
Mantan Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya dipeluk pendukungnya setelah vonis di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa 11 Agustus 2015. Ikmal Jaya dinyatakan bebas bersyarat dari Lapas Kelas I Semarang atau Lapas Kedungpane, Senin (20/6/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Mantan Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I atau Lapas Kedungpane Semarang, Senin (20/6/2022).

Eks- Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya bebas setelah menjalani hukuman selama 8 tahun penjara karena kasus korupsi.

Humas Lapas Kedungpane, Fajar Shodiq membenarkan bahwa mantan Wali Kota Tegal, Ikmal jaya bebas bersyarat pada Senin ini.

"Betul, hari ini Pak Ikmal bebas bersyarat 20 Juni 2022.

Bebas bersyarat ini sesuai dengan surat keputusan Kementerian Hukum dan HAM Ditjen Pemasyarakatan di Jakarta," kata Fajar kepada Tribunbanyumas.com, Senin.

Baca juga: Puting Beliung Terjang Desa Cawitali Tegal, 8 Rumah dan 1 SD Rusak

Pembebasan Bersyarat atau PB merupakan proses pembinaan narapidana di luar lembaga pemasyarakatan yang dilaksanakan berdasarkan Undang-undang tentang pemasyarakatan.

Seperti diketahui, mantan Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya, dinyatakan bersalah dan divonis 8 tahun penjara atas kasus korupsi tukar guling tanah Bokongsemar Kota Tegal tahun 2012.

Sebetulnya, pada peradilan tingkat pertama di Pengadilan Tipikor Semarnag, Ikmal divonis 5 tahun penjara.

Baca juga: Terpeleset saat Cari Ikan, Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Embung Dukuhmadu Tegal

Namun, dalam upaya bandingnya di peradilan tingkat kedua yaitu di Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah, Ikmal Jaya juga dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus tersebut.

Majelis hakim PT Jawa Tengah yang menyidangkan perkaranya, menyatakan Ikmal Jaya terbukti bersalah dan menjatuhi hukuman selama 8 tahun penjara.

Vonis yang diberikan 3 tahun lebih lama dari vonis pada peradilan pertama.

Baca juga: Operasi Patuh Candi di Tegal Resmi Digelar, Sasar Pengendara di Bawah Umur dan Pengguna Ponsel

Ikmal Jaya sebelumnya terbukti melakukan tindakan korupsi dalam kasus ini yang ditaksir merugikan negara Rp 23,4 miliar.

Ikmal dinilai telah menguntungkan pihak rekanan swasta dari proses tukar guling yang dihitung dari pembayaran nilai total tanah yang telah dibedakan.(*)

Baca juga: Baru! Pemandian Air Hangat Onsen Guci Kabupaten Tegal Tawarkan Pemandangan Alam yang Instagramable

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved