Penyakit Mulut Kuku
Wabah Penyakit Mulut Kuku PMK di Sragen Meluas, 261 Sapi Terinfeksi, 5 Mati!
Dampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sragen kian meluas.Jumlah sapi warga yang terinfeksi PMK terus bertambah setiap harinya.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN - Dampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sragen kian meluas.
Jumlah sapi warga yang terinfeksi PMK terus bertambah setiap harinya.
Baca juga: Tak Kunjung Dapat SK, Pensiunan Guru di Sragen Ini Malah Dituntut Kembalikan Gaji 2 Tahun ke Negara
Data hingga Minggu sore (5/6/2022), total kasus sapi di Kabupaten Sragen terjangkit PMK sebanyak 261.
Ini berdasarkan laporan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sragen.
Dari jumlah itu, 5 ekor sapi di antaranya gagal diselamatkan alias mati.
Kabar baiknya, PMK yang menimpa ternak warga tidak sehoror yang dibayangkan.
Angka kesembuhan sapi yang terinfeksi PMK juga terus meningkat.
Baca juga: Hilang Beberapa Hari, Wanita Muda Ditemukan Sudah Jadi Mayat di Aliran Bengawan Solo Sragen
Catatan Dinas Peternakan dan Perikanan Sragen, terdapat 59 sapi berhasil sembuh dari PMK.
Tetapi sebagian peternak memutuskan memotong sapinya yang terinfeksi PMK, sejumlah 21 ekor.
"Bisa sembuh, dengan obat/antibiotik.
Tambahkan vitamin biar imun terjaga," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Kabid Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan Sragen, Toto Sukarno, Senin (6/6/2022).
Baca juga: Upaya Sragen Hapus Citra Negatif Gunung Kemukus, Hingga Datangkan Habib Syech
Pemkab Sragen sudah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi penyebaran PMK.
Mengingat daerah ini termasuk sentra pengembangbiakan sapi.
Seluruh pasar hewan ditutup mulai 31 Mei hingga 12 Juni mendatang.
Baca juga: Banyaknya Perguruan Silat di Sragen Jadi Perhatian Kapolres Baru
Pihaknya juga terus mengedukasi warga agar ikut menekan penyebaran wabah PMK di lingkungan mereka.
Di antaranya dengan tidak menjual sapi PMK dan mengkarantinanya di kandang sampai sembuh.
"Jangan memasukkan sapi baru ke kandang yang sudah ada sapinya.
Nanti sapi yang sudah lama ketularan," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pmk-di-sragen.jpg)