Berita Banyumas
Kenaikan Harga Telur Ayam Ras di Purwokerto dan Cilacap Picu Inflasi Bulan Mei 2022
Bank Indonesia Purwokerto mencatat tingkat inflasi Purwokerto dan Cilacap pada Mei 2022, masing-masing sebesar 0,63 persen (mtm) dan 0,59 persen (mtm)
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Adapun komoditas yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi adalah telur ayam ras, daging sapi, kacang panjang, bawang merah, dan angkutan antar kota.
Sementara itu, inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh koreksi harga pada beberapa komoditas pangan, utamanya ikan kembung, beras, emas perhiasan, cabai merah, labu siam, atau jipang.
Secara tahun kalender, inflasi Cilacap tercatat sebesar 4,26 persen (ytd).
Baca juga: Harga Bumbu Dapur dan Sayuran di Kendal Naik, Tertinggi Cabai Merah Keriting Tembus Rp 65 Ribu/Kg
Baca juga: Pura-pura Berniat Bayar di Rumah, Perempuan di Banyumanik Semarang Bawa Kabur Belanjaan Rp 1,2 Juta
Baca juga: Sampaikan Replik, JPU KPK Tetap Minta Hakim Hukum 12 Tahun Penjara Bupati Nonaktif Banjarnegara
Baca juga: Hari Ketiga Pencarian, Seorang Pemancing yang Hanyut di Sungai Kacangan Purbalingga Ditemukan Tewas
Adapun capaian inflasi secara tahunan dilaporkan sebesar 5,46 persen (yoy) pada posisi Mei 2022.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata historis inflasi Mei tahun 2019 sampai 2021, sebesar 1,84 persen (yoy).
Rony memastikan, Bank Indonesia tetap konsisten menjaga inflasi di kisaran sasaran 3±1 persen (yoy) pada 2022.
Adapun risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian inflasi ke depan, di antaranya, meningkatnya permintaan domestik sejalan dengan arah pemulihan ekonomi nasional serta dampak inflasi dari kenaikan permintaan dan harga barang di luar negeri (imported inflation).
Dalam hal ini, koordinasi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan pihak terkait lain akan terus dilakukan sebagai upaya menjamin ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga khususnya untuk bahan kebutuhan pokok. (*)