Berita Brebes
Terekam CCTV! Pengendara Motor Dinas Plat Merah Mencuri Helm di Pengadilan Agama Brebes
Seorang pengendara motor plat merah (kendaraan dinas) tepergok mencuri helm di tempat parkir Pengadilan Agama Brebes.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Seorang pengendara motor plat merah (kendaraan dinas) tepergok mencuri helm di tempat parkir Pengadilan Agama Brebes.
Aksi pria ini terekam kamera pengawas (CCTV) dan diketahui terjadi pada Jumat (20/5/2022).
Video rekaman tersebut kemudian tersebar di berbagai grup media sosial Facebook.
Satu di antaranya, diunggah akun Lukman Jalu di grup Pemali Brebes.
Dalam video itu terlihat, pelaku memakai pakaian batik bewarna coklat, berlengan panjang, dipadu celana bewarna hitam.
Saat menuju sepeda motornya, pelaku terlihat memperhatikan sebuah kendaraan yang terparkir tidak jauh.
Dia sempat menengok-nengok kondisi sekitar.
Baca juga: Siapkan Doorprize 19 Motor di Pilkades Wangandalem, Ini Sosok Crazy Rich Brebes
Baca juga: Pesta Rakyat! Ada Doorprize 19 Motor di Pilkades Wangandalem Brebes, 1 Motor untuk Cakades Kalah
Baca juga: Berangkat Merantau, Warga Brebes Malah Dirampok di Mobil Travel. Ditemukan Warga Terikat di Pohon
Baca juga: Truk Boks Bermuatan Kopi Tabrak Truk Gandeng di Jalingkut Brebes-Tegal, Dipicu Pecah Ban
Setelah itu, dia mengambil helm bewarna merah dari kendaraan lain dan memakainya. Kemudian, dia mengendarai sepeda motor, pergi meninggalkan PA Brebes.
Pengunggah video, Lukman Jalu, saat dihubungi mengatakan, korban pencurian helm tersebut adalah adiknya bernama Linda Permata Sari.
Saat kejadian, sang adik ada keperluan di PA Brebes.
Sementara, rekaman video dari kamera pengawas sengaja dia minta dari petugas keamanan setempat.
"Adik saya kaget karena helm miliknya, seharga sekira Rp 500 ribu, hilang dari sepeda motor," kata Lukman Jalu, warga Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.
Lukman mengatakan, ia tidak menyangka, pelaku pencurian helm tersebut adalah pengendara sepeda motor berplat merah atau kendaraan dinas pemerintahan.
Dia pun menduga, pelaku memang paham dan tahu harga helm korban.
"Kalau diamati, pelaku kelihatannya tahu kalau helm itu ada harganya karena helm pelaku sendiri, saat pergi, terlihat masih menempel di sepeda motor dan tidak dipakai," ungkapnya.