Berita Purbalingga
Tahun Depan Penghasilan Tetap Perangkat Desa di Purbalingga Naik, Ini Permintaan Bupati Tiwi
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memastikan, tahun 2023 nanti, penghasilan tetap (Siltap) kepala desa dan perangkat desa naik.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memastikan, tahun 2023 nanti, penghasilan tetap (Siltap) kepala desa dan perangkat desa naik.
Karena itu, dia berharap, kinerja perangkat desa meningkat dan tak ada lagi keluhan kantor desa tutup sebelum jam operasional selesai.
"Insyaallah, ini sudah disiapkan oleh TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Kabupaten, disiapkan untuk tahun 2023 awal."
"Artinya, bisa mencukupi kebutuhan siltap kades dan perangkat bisa naik," kata Tiwi, sapaan bupati Purbalingga, dalam rilis yang diterima, Selasa (17/5/2022).
Namun, Tiwi tak mengungkapkan angka kenaikan siltap tersebut.
Baca juga: Unik! Sroto di Toyorejo Purbalingga Disajikan dalam Kelapa Muda
Baca juga: Cegah Hepatitis Akut pada Anak, Dinkes Purbalingga Minta Orangtua Pastikan Kebersihan Alat Makan
Baca juga: Buka Liga Askab PSSI Purbalingga, Bupati Tiwi Berharap Lahir Banyak Bibit Pesepak Bola Potensial
Baca juga: Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku, Dispertan Purbalingga Ambil Sampel Ternak Warga Karanggede
Hanya, Tiwi menyampaikan, kenaikan siltap ini merupakan bentuk penghargaan Pemkab Purbalingga terhadap jajaran aparatur pemerintah desa yang bekerja keras menyukseskan vaksinasi dengan cakupan tinggi.
Dia pun berharap, kenaikan silpat nantinya diiringi peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
"Ketika nanti, tahun 2023, Siltap dinaikkan, saya mohon dengan hormat, peningkatan kesejahteraan harus diiringi peningkatan pelayanan yang ada di desa."
"Jadi, saya tidak mau dengar lagi laporan ke bupati, 'Bu Tiwi, ini kok desa ini jam 13.00 WIB sudah tutupan, tidak ada pelayanan'. Jangan sampai begitu, bapak-ibu, ngisin-ngisinaken (memalukan)," kata Tiwi kepada perangkat desa di Purbalingga.
Terkait kegiatan pemerintahan, Tiwi mengingatkan, saat ini, sudah hampir pertengahan tahun anggaran.
Ia meminta para ASN, termasuk perangkat desa, melakukan percepatan kegiatan yang ada.
"Jadi, kegiatan-kegiatan yang sudah dianggarkan di APBDes untuk bisa segera dilaksanakan, jangan menunggu batas akhir karena saya yakin, kegiatan yang lebih cepat segera dilaksanakan akan semakin bagus," imbuhnya. (*)
Baca juga: Ditemukan Sapi Positif Penyakit Mulut Kuku PMK di Kota Semarang, Langsung Isolasi!
Baca juga: Sopir Hindari Kucing, Mobil Pengantar Paket Terjun ke Sungai di Karanglewas Banyumas
Baca juga: Viral! Cinta Ditolak, Pemuda Pekalongan Nekat Hendak Bakar Rumah Pujaan Hati
Baca juga: Polisi Cek Urine Sopir Cadangan Bus Pariwisata yang Kecelakaan di Tol Mojokerto, Diduga Pakai Sabu