PSIS Semarang

Pengakuan Kiper PSIS Semarang Jandia Eka Putra soal Pengeroyokan yang Melibatkan Dirinya

Menurut keterangan polisi, kasus yang melibatkan Jandia itu bermula dari saat sejumlah orang, termasuk Jandia, bermain bola di pantai.

PSIS SEMARANG
Jandia Eka Putra kembali bergabung dan menjalani latihan perdana bersama PSIS Semarang di Stadion Kebondalem Kendal, Kamis (3/9/2020) sore. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kiper PSIS Semarang, Jandia Eka Putra diperiksa di Polresta Padang.

Kiper andalan skuat Mahesa Jenar, julukan PSIS, ini diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan penganiayaan anggota Brimob Polda Sumbar di Objek Wisata Pantai Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada Minggu (8/5/2022).

Menurut keterangan polisi, kasus yang melibatkan Jandia itu bermula dari saat sejumlah orang, termasuk Jandia, bermain bola di pantai.

Baca juga: PSIS Semarang Bakal Kawal Kasus Kiper Jandia Eka Putra: Ini Jadi Atensi Kami!

Baca juga: Kesempatan Wawan Febrianto Gabung PSIS Semarang Terbuka Lebar, Stefano Lilipaly Resmi ke Borneo FC

Tendangan bola nyaris mengenai anggota keluarga Brimob yang tengah berwisata.

Cekcok pun terjadi antara anggota Brimob tersebut dengan kelompok pemain bola tersebut.

Menanggapi hal ini, Jandia mengklarifikasi bahwasanya ia tidak melakukan tindakan pemukulan.

Justru kiper utama PSIS tersebut berniat memisahkan percekcokan yang terjadi.

"Saya cuma memisahkan antara korban dan keluarga saya.

Karena saya takut kalau masalahnya melebar kemana-mana," kata Jandia kepada Tribun, Senin (9/5/2022).

Baca juga: Manajemen PSIS Semarang Buka Suara, Soal Kiper Andalan Jandia Eka Putra Terlibat Pengeroyokan Brimob

Baca juga: Janjikan Bonus, Komisaris PSIS Semarang Minta Dewangga Bawa Indonesia Raih Medali Emas SEA Games

Soal kejadian ini, Jandia juga meluruskan bahwa statusnya saat ini masih sebagai saksi.

"Terkait masalah saya, saya ini sekarang sebagai saksi.

Saya ikut memisahkan supaya tidak terjadi hal-hal pengeroyokan tersebut.

Tapi di satu sisi, ada pihak yang bilang saya ikut memukul.

Kalau saya sendiri itu tidak pernah terjadi.

Saya cuma memisahkan antara korban sama keluarga saya," kata Jandia.

Baca juga: Kiper Andalan PSIS Semarang Dikabarkan Terlibat Aksi Pengeroyokan Brimob Polda Sumbar

Baca juga: Jika Jadi Berseragam PSIS Semarang, Pemain Borneo FC Ini Bakal Bereuni dengan Guntur Triaji

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved