PSIS Semarang
PSIS Semarang Bakal Kawal Kasus Kiper Jandia Eka Putra: Ini Jadi Atensi Kami!
Komisaris PSIS Semarang, Junianto merespon terkait kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan nama kiper utama tim Mahesa Jenar, Jandia Eka Putra.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Komisaris PSIS Semarang, Junianto merespon terkait kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan nama kiper utama tim Mahesa Jenar, Jandia Eka Putra.
Jandia Eka Putra diperiksa di Polresta Padang karena diduga menganiaya anggota Brimob di Objek Wisata Pantai Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada Minggu (8/5/2022).
Junianto menyebut, ia telah mengkonfirmasi terkait dugaan pemukulan yang dilakukan oleh Jandia Eka Putra.
"Berkaitan dengan kasusnya Jandia di Padang, saya sempat kontak kolega saya di Polrestabes Padang.
Saya menanyakan, dan ternyata yang bersangkutan masih dalam proses pemeriksaan," kata Junianto kepada Tribun, Senin (9/5/2022).
Baca juga: Kiper Andalan PSIS Semarang Dikabarkan Terlibat Aksi Pengeroyokan Brimob Polda Sumbar
Menurutnya, ia menghormati proses hukum yang ada.
Di samping itu, ia juga bakal terus memantau perkembangan kasus yang tengah dihadapi Jandia Eka Putra.
"Kita harus mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Yang jelas Pak Anto memberikan atensi, akan memonitor yang bersangkutan, dalam hal ini Jandia.
Karena dia juga anak saya di PSIS," ungkapnya.
Baca juga: Manajemen PSIS Semarang Buka Suara, Soal Kiper Andalan Jandia Eka Putra Terlibat Pengeroyokan Brimob
Dalam kesempatan terpisah, Jandia mengklarifikasi bahwasanya ia tidak melakukan tindakan pemukulan.
Justru kiper utama PSIS tersebut berniat melerai pihak yang berselisih.
"Saya cuma memisahkan antara korban dan keluarga saya, karena saya takut kalau masalahnya melebar kemana-mana," katanya.
Baca juga: Kesempatan Wawan Febrianto Gabung PSIS Semarang Terbuka Lebar, Stefano Lilipaly Resmi ke Borneo FC
Menurut keterangan polisi, kejadian cekcok yang diduga melibatkan Jandia Eka itu bermula dari tendangan bola yang nyaris mengenai keluarga anggota Brimob Polda Sumbar yang tengah berwisata di pantai.
Saat itu, kelompok Jandia tengah bermain bola di pantai.(*)