Berita Pekalongan
Warga Mulai Cuci Karpet Masjid di Sungai Karanggondang Pekalongan, Tanda Ramadan Segera Datang
Pemandangan warga mencuci karpet masjid dan musala di Sungai Karanggondang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mulai terlihat.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Pemandangan warga mencuci karpet masjid dan musala di Sungai Karanggondang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mulai terlihat. Ini tandanya, bulan Ramadan sebentar lagi tiba.
Tradisi ini dilakukan warga, baik dari Kabupaten maupun Kota Pekalongan.
Mereka yang jauh dari Sungai Karanggondang, membawa karpet-karpet tersebut menggunakan mobil bak terbuka.
Seperti yang terlihat Jumat (25/3/2022). Sejumlah pria dewasa dan anak-anak, beramai-ramai mencuci karpet masjid di Sungai Karanggondang.
"Mencuci karpet masjid dan musala di aliran Sungai Karangondang sudah menjadi tradisi menjelang bulan puasa," kata Ahmad Feri (25), pengurus musala Nasabandiyah Pasirsari, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jumat.
Baca juga: Ini Tampang Tersangka Begal Payudara di Pekalongan, Kesehariannya Tukang Jahit
Baca juga: Polisi Bekuk Begal Cabul di Sragi Kabupaten Pekalongan, Beraksi setelah Berhasil Pepet Motor Korban
Baca juga: Viral, Video Puluhan Orang Berebut Uang Pecahan Rp 50 Ribu dan Rp 100 Ribu. Terjadi di Pekalongan
Baca juga: Mayat Laki-laki di Pekalongan Ditemukan Membusuk di Kamar, Ada Obat-obatan
Menurut Feri, Sungai Karanggondang dipilih sebagai lokasi mencuci karpet musala karena tidak terlalu dalam meski sungai cukup lebar.
Arus sungai juga lambat sehingga meringankan warga saat mencuci karpet.
"Kalau dicuci di musala, boros air, Mas. Kalau di sungai, kami tinggal bawa sabun dan sikat cuci, tidak mudah lelah karena mencuci karpet beramai-ramai," ujarnya.
Ia menambahkan, di masa pandemi Covid-19 ini, ibadah puasa saat Ramadan nanti berjalan khidmat.
"Harapannya, Covid-19 hilang di Indonesia dan ibadah kembali normal," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)
Baca juga: Minyak Goreng Curah Langka di Pasar Tradisional Banyumas, Pedagang Jual hingga Rp 20 Ribu/Kg
Baca juga: Terungkap Soal Fee di Sidang Bupati Nonaktif Banjarnegara, Saksi: Wajib 10 Persen, Diberikan Tunai
Baca juga: Lagi, Jalur Tengkorak Parakan-Kertek Wonosobo Memakan Korban. Truk Pupuk Terjun ke Sungai, Dua Tewas
Baca juga: Waspada! Anak Batuk Berdahak Lebih dari 2 Pekan Disertai Penurunan Nafsu Makan Bisa Jadi Tanda TBC