Berita Banyumas

Gareng, Warung Bakmi Legendaris dari Banyumas, Suwiran Ayam Kampung Bikin Tambah Gurih!

"(Zaman kemerdekaan) merdeka sudah ada mungkin, soalnya dulu katanya pakai uangnya bukan rupiah tapi istilahnya ketip," jelasnya.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: mamdukh adi priyanto
tribunbanyumas/ima
pelanggan bakmi Gareng Banyumas bersiap menyantap sajian legendaris ini 

Diceritakan, Engkong memiliki lima orang anak.

Dari kelima anaknya, tiga diantaranya memiliki usaha kuliner dengan menggunakan nama Gareng pula.

Pemilik warung sekarang tidak mengetahui secara pasti tahun kapan Engkong mulai berjualan bakmi.

Hanya diketahui dulu saat Engkong berjualan pembeli masih menggunakan mata uang tempo dulu yakni ketip (uang koin perak kuno).

"(Zaman kemerdekaan) merdeka sudah ada mungkin, soalnya dulu katanya pakai uangnya bukan rupiah tapi istilahnya ketip," jelasnya.

Baca juga: Produsen Mino dan Nopia Khas Banyumas Keluhkan Kenaikan Harga Bahan Baku

Ciri khas dari warung ini alat masaknya masih menggunakan tungku berbahan bakar arang dan menggunakan ayam kampung di bakminya.

"Pakai tungku lebih panas dari kompor," terang Novalia.

Warung Bakmi Gareng tetap mempertahankan rumah asli Engkong sejak dari dulu.

Hanya ada perombakan di bagian depannya dengan menghilangkan sekat ruangan.

Tampak dari luar warung ini seperti rumah tempo dulu yang sederhana.

Piring yang digunakan masih menggunakan piring seperti zaman dahulu berwarna putih bermotif bunga di pinggiran.

Baca juga: Berkat Adib, Penderers Gula Kelapa di Banyumas Terlindungi Jaminan Kecelakaan Kerja

Isi bakmi Gareng ini seperti bakmi biasa namun menggunakan suwiran ayam kampung yang semakin menambah gurih.

Saat memesan bakmi akan dilengkapi dengan acar timun dan cabe rawit yang pedas.

Jika ingin memesan pembeli bisa langsung ke dapurnya untuk memesannya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved